
Ilustrasi orang yang bermain sosial media. (Freepik)
JawaPos.Com - Di tengah derasnya arus informasi dan hiburan yang tak pernah berhenti mengalir di media sosial, semakin sulit bagi banyak orang untuk menyaring mana yang benar-benar mereka butuhkan dan mana yang sekadar tren sesaat.
Dari tutorial kecantikan, gaya hidup mewah, hingga opini publik tentang isu terkini, semua terasa mendesak untuk diikuti.
Tidak sedikit dari kita yang tanpa sadar mulai merasa tertinggal jika tidak mencoba produk yang sedang viral, tidak ikut serta dalam topik hangat, atau bahkan merasa kurang percaya diri karena membandingkan diri dengan kehidupan orang lain yang terlihat sempurna di layar.
Fenomena ini bukan sekadar persoalan kebiasaan, tapi sering kali berakar dari faktor-faktor psikologis yang memengaruhi cara kita berpikir dan merespons dunia digital.
Dilansir dari Geediting, inilah tujuh ciri yang menurut psikologi membuat seseorang lebih mudah terpengaruh oleh konten di media sosial.
1. Kamu Takut Ketinggalan Tren
Perasaan takut ketinggalan, yang biasa disebut FOMO (Fear of Missing Out) adalah salah satu pemicu utama mengapa seseorang merasa terdorong untuk mengikuti apa pun yang sedang populer.
Saat media sosial dipenuhi dengan tren baru, gaya hidup selebriti, atau produk yang sedang hype, kamu mungkin merasa ‘harus’ ikut mencoba hanya agar tetap relevan.
FOMO membuatmu terus mengecek notifikasi, menggulir feed tanpa henti, dan merasa gelisah jika tidak ikut berpartisipasi.
Ini bukan karena kamu benar-benar butuh, tapi karena kamu takut menjadi “orang terakhir yang tahu”.
2. Kamu Sering Merasa Tidak Percaya Diri
Orang dengan harga diri yang rendah cenderung lebih mudah dipengaruhi oleh apa yang mereka lihat di media sosial.
Mereka mencari tolok ukur dari luar untuk menilai diri sendiri, sehingga saat melihat orang lain tampil lebih cantik, sukses, atau bahagia, mereka mulai meragukan nilai dirinya sendiri.
Akibatnya, mereka pun lebih mudah terdorong untuk mengikuti gaya hidup, standar kecantikan, atau opini yang ramai dibicarakan hanya demi merasa "cukup baik" atau diterima oleh lingkungan sosialnya.
3. Kamu Ingin Mendapat Persetujuan dari Orang Lain

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
