
Ilustrasi pria menangis saat menonton film. (Freepik/DC Studio)
JawaPos.com - Pernahkah Anda melirik adegan sedih dan melihat pria di sebelah Anda menyeka air mata? Sebagian orang masih menganggap pria yang menangis—terutama saat menonton film—adalah pria yang lemah lembut.
Sains menceritakan kisah yang berbeda. Penelitian terus menghubungkan air mata saat menonton film dengan keterampilan.
Seperti empati, kesadaran diri, dan pengaturan emosi yang sehat, bagian inti dari apa yang disebut oleh para psikolog sebagai kecerdasan emosional (EQ).
Dengan kata lain, wajah penuh air mata di bawah cahaya layar bioskop mungkin milik seseorang yang sebenarnya lebih pandai menangani perasaan, baik perasaannya sendiri maupun perasaan orang lain.
Dikutip dari laman geediting.com, Jumat (30/5), berikut ini adalah delapan sifat yang didorong oleh EQ yang paling sering ditemukan pada pria yang mengeluarkan air mata saat menonton film sedih.
1. Mereka merasakan perasaan orang lain
Saat melihat adegan anjingnya mati atau sepasang kekasih ketinggalan kereta, pria-pria ini tidak hanya memahami kesedihan karakter tersebut, mereka merasakannya dalam hati.
Studi tentang 'transportasi' naratif menunjukkan bahwa semakin dalam Anda tertarik pada sebuah cerita, semakin kuat respons empati Anda dan semakin tinggi skor Anda pada tes EQ standar.
Itulah sebabnya peneliti seperti ahli saraf Paul Zak menemukan lonjakan empati yang lebih besar (diukur melalui pelepasan oksitosin) pada pemirsa yang menangis dibandingkan pada mereka yang tidak menangis.
2. Mereka merasa keren saat menjadi rentan
Menangis di depan umum berarti melepaskan perisai emosional, sesuatu yang dihindari banyak pria dengan segala cara.
Penelitian kerentanan yang dilakukan Brené Brown menunjukkan bahwa orang yang bersedia mengambil risiko menangis membangun hubungan yang lebih dalam dan bangkit kembali lebih cepat dari rasa malu.
Pada pria, kemauan itu merupakan tanda kuat kepercayaan diri, bukan kelemahan.
3. Mereka membiarkan perasaan mengalir melalui diri mereka, tidak menumpuk di dalam diri mereka
Studi pengaturan emosi oleh James Gross dan Oliver John menemukan bahwa orang yang mengekspresikan emosi (alih-alih menekannya) menikmati suasana hati yang lebih baik, stres yang lebih rendah, dan hubungan yang lebih dekat.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
