Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 04.56 WIB

Ini Dia Kebiasaan Orang Malas yang Selalu Dilakukan di Malam Hari, Membuat Hidupnya Tidak Pernah Maju

Ilustrasi Kebiasaan Orang Malas yang Selalu Dilakukan di Malam Hari (freepik) - Image

Ilustrasi Kebiasaan Orang Malas yang Selalu Dilakukan di Malam Hari (freepik)

JawaPos.com - Banyak orang fokus pada rutinitas pagi demi kesuksesan, seperti bangun jam 5 pagi atau ikut “miracle morning.” Tapi tahukah kamu? Justru kebiasaan malam hari punya pengaruh besar terhadap produktivitas dan masa depan. Menurut psikologi, apa yang kita lakukan setelah matahari terbenam bisa menentukan apakah kita akan berkembang atau terus merasa stuck dalam hidup.

Jika kamu merasa hidup jalan di tempat, mungkin tanpa sadar kamu melakukan kebiasaan-kebiasaan malam yang merusak semangat esok hari. Mulai dari menunda tidur, scroll medsos berlebihan, hingga ngemil tanpa kontrol semuanya terlihat sepele, tapi punya dampak jangka panjang yang serius. Malam adalah waktu emas untuk reset mental dan fisik, bukan malah diisi dengan hal-hal yang bikin energi dan fokus habis keesokan harinya.

Dilansir dari laman Geediting, Senin (26/5), berikut adalah 7 kebiasaan malam para pemalas yang bikin hidup stagnan menurut psikologi:

1. Menunda Jam Tidur sebagai Bentuk "Balas Dendam"
Istilah psikologinya adalah bedtime procrastination, yaitu kebiasaan menunda tidur tanpa alasan eksternal yang jelas. Banyak orang merasa harus punya waktu “me time” dengan menonton, scrolling TikTok, atau main game, padahal yang dikorbankan adalah kualitas tidur. Efeknya, keesokan hari jadi lemas, malas, dan kehilangan fokus.

2. Scroll Media Sosial Sampai Baterai Habis
Dikenal sebagai doom-scrolling, kebiasaan ini tidak hanya mengganggu pola tidur tapi juga menguras energi mental. Studi dari Belgia menunjukkan bahwa aktivitas ini bisa menurunkan kualitas tidur dan bikin tubuh tetap aktif padahal sudah waktunya istirahat.

3. Membiarkan Keputusan Malam Dikuasai Otomatisasi
Setelah seharian membuat banyak keputusan, otak mengalami kelelahan yang disebut decision fatigue. Akibatnya, banyak orang memilih kegiatan paling mudah, seperti nonton Netflix tanpa sadar atau menghindari aktivitas yang produktif.

4. Ngemil Tanpa Kontrol di Malam Hari
Makan larut malam bisa mengganggu sistem metabolisme dan kualitas tidur. Masalahnya bukan lapar, tapi bosan. Hal ini bisa membentuk kebiasaan yang sulit diubah dan membuat seseorang kehilangan kontrol terhadap pola makannya sendiri.

5. Minum Alkohol Kecil-kecilan Buat Relaksasi
Banyak orang minum segelas wine atau bir untuk bersantai. Tapi kenyataannya, alkohol justru mengacaukan pola tidur dan memperburuk kualitas istirahat. Dampaknya adalah rasa lesu, malas olahraga, dan hilangnya semangat keesokan harinya.

6. Overthinking dan Mengulang Masalah di Kepala
Kebiasaan merenung berlebihan atau rumination membuat otak tetap aktif dan sulit tenang. Ini bukan “evaluasi diri,” tapi lebih ke pikiran berputar tanpa solusi. Hasilnya? Tidur tidak berkualitas dan besoknya tetap stres.

7. Tidak Punya Target Jelas untuk Hari Esok
Orang yang merasa stuck biasanya tidak membuat rencana harian yang jelas. Tanpa arah, pagi harinya jadi bingung dan mudah terdistraksi. Menulis satu tugas penting sebelum tidur bisa bantu otak punya “kompas” untuk esok hari.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore