Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 18.15 WIB

Orang yang Selalu Menghindari Kontak Mata Saat Mengobrol Biasanya Memiliki 8 Sifat Ini, Tanpa Mereka Sadari

Ilustrasi seseorang yang menghindari kontak mata saat mengobrol. (Freepik). - Image

Ilustrasi seseorang yang menghindari kontak mata saat mengobrol. (Freepik).


JawaPos.com - Kontak mata menjadi salah satu elemen penting dalam komunikasi tatap muka. Namun, tidak semua orang merasa nyaman untuk melakukannya.

Ada sebagian orang yang lebih memilih mengalihkan pandangan saat berbicara, dan hal itu sering terjadi tanpa disadari. Perilaku ini bukan sekadar kebiasaan, melainkan bisa mencerminkan sisi kepribadian atau kondisi emosional tertentu.

Menariknya, dilansir dari Geediting pada Rabu (2015), mereka yang sering menghindari kontak mata biasanya menunjukkan delapan sifat berikut ini. Sikap tersebut tidak selalu negatif, melainkan menunjukkan kompleksitas cara seseorang berinteraksi dengan lingkungannya.

1. Cenderung Introvert

Orang yang memiliki kepribadian introvert biasanya lebih nyaman dalam situasi yang tenang dan minim stimulasi sosial. Bagi mereka, menatap mata lawan bicara bisa terasa terlalu intens dan menguras energi.

Menghindari kontak mata menjadi cara untuk menjaga kenyamanan dan membatasi rangsangan sosial yang dianggap berlebihan. Ini bukan tanda ketidaksopanan, melainkan cara menjaga keseimbangan diri.

2. Sedang Memproses Informasi

Beberapa orang mengalihkan pandangan bukan karena tidak fokus, justru sebaliknya. Saat seseorang sedang berpikir keras atau mencoba menyusun jawaban, kontak mata bisa menjadi distraksi.

Menghindari tatapan langsung memungkinkan otak bekerja lebih maksimal dalam merangkai kata-kata atau memecahkan masalah yang sedang dibahas.

3. Bentuk Rasa Hormat

Di berbagai budaya, seperti di Jepang, menghindari tatapan langsung merupakan simbol kesopanan. Terutama saat berbicara dengan orang yang lebih tua atau memiliki otoritas.

Seseorang yang menundukkan pandangan belum tentu merasa gugup atau tidak nyaman. Bisa jadi, itu adalah bentuk penghormatan yang dipelajari sejak kecil.

4. Mengalami Kecemasan Sosial

Bagi sebagian individu, interaksi sosial bisa terasa sangat menegangkan. Kecemasan sosial membuat kontak mata terasa mengintimidasi dan memicu rasa tidak nyaman yang intens.

Dalam kondisi seperti ini, menghindari tatapan adalah bentuk perlindungan diri. Tujuannya bukan untuk mengabaikan lawan bicara, tetapi untuk mengurangi tekanan yang dirasakan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore