Ilustrasi terjadi perselisihan antar saudara. (Freepik)
JawaPos.com – Seorang teman pernah bercanda bahwa makan malam keluarga masih terasa seperti kompetisi halus, walaupun telah terjadi puluhan tahun kemudian.
Perlu diingat bahwa jika ketegangan antarsaudara membentuk masa kecil seseorang, maka orang tersebut mungkin memperhatikan pola dalam cara bagaimana keluarganya percaya, berkomunikasi, dan hingga menetapkan batasan.
Berikut 5 sikap seseorang yang selalu tumbuh dalam persaingan antar saudara, seperti dikutip pada Geediting.
Baca Juga: Fakta Orang yang Mengantuk Saat Turunnya Hujan Akan Menunjukkan 5 Sikap Ini Menurut Psikologi
Salah satu ciri pertama orang-orang yang memiliki persaingan sengit antarsaudara adalah kekhawatiran yang terus-menerus akan merasa dibayangi.
Mereka akan menghadiri acara kerja atau acara sosial dan segera merasakan adanya persaingan di ruangan itu, meskipun tidak ada seorang pun yang berkompetisi.
Ketika seorang anak tinggal di lingkungan yang mengharuskan mereka untuk bisa menyamai atau lebih unggul dari saudaranya, mereka mungkin akan kesulitan membangun kepercayaan diri yang sebenarnya di kemudian hari.
Mereka mungkin meremehkan prestasi mereka atau, sebaliknya, berulang kali mengungkitnya, mencari kepastian bahwa mereka layak.
Baca Juga: Janji Manis Lagi dari Ardi Idrus, Persebaya Surabaya Wajib Kalahkan Borneo FC demi Tiket Asia!
Bila Anda tumbuh dalam rumah tangga di mana saudara laki-laki atau saudara perempuan Anda mungkin menggunakan informasi pribadi untuk melawan Anda atau menyabotase Anda demi kemajuan, sulit untuk percaya bahwa orang lain tidak akan melakukan hal yang sama.
Kewaspadaan itu dapat merembes ke kehidupan dewasa Anda dan menghalangi Anda menjalin hubungan yang lebih dalam, entah dalam persahabatan, hubungan romantis, atau kolaborasi di tempat kerja.
Ikatan persaudaraan yang erat semasa kanak-kanak sering kali berkorelasi dengan kesehatan emosional yang lebih kuat di masa dewasa, sementara hubungan persaudaraan yang bermusuhan kadang-kadang meramalkan konflik yang lebih tinggi di bidang kehidupan lainnya.
Hal itu tidak menjamin, tetapi menunjukkan adanya satu hal dimana cara saudara kandung memperlakukan satu sama lain dapat tercermin dalam hubungan di masa mendatang. Bila Anda merasa sulit percaya, Anda mungkin membangun tembok emosional.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
