
Ilustrasi perempuan yang suka merendahkan diri sendiri (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Jika seorang perempuan selalu merendahkan dirinya sendiri, bisa dipastikan dia kurang menghargai dirinya sendiri. Jika dia terus-menerus berada dalam hubungan yang tidak sehat, harga dirinya pasti rendah.
Namun, hal ini tidak selalu semudah itu. Jiwa manusia bagaikan labirin, dan dibutuhkan usaha ekstra untuk memahami sepenuhnya tanda-tanda halus yang menunjukkan kurangnya rasa percaya diri.
Inilah 5 sikap perempuan yang sering tidak menghargai dirinya sendiri, seperti dilansir dari laman Hack Spirit.
Baca Juga: 5 Fakta Penting yang Dilakukan Gen Z agar Kesehatan Mental Tetap Stabil dan Terhindar dari Kecemasan
1. Meremehkan Diri Sendiri
Bagi wanita yang terus-menerus meremehkan diri sendiri seolah-olah mereka terjebak dalam badai kenegatifan mereka sendiri. Mereka tidak dapat melihat keindahan kekuatan, keterampilan, dan prestasi mereka.
Mereka hanya melihat kekurangan, kesalahan, dan kelemahan mereka sendiri. Kita semua mengalami pasang surut, kemenangan dan kekalahan. Namun, terus-menerus berfokus pada hal-hal negatif adalah perilaku yang tidak sehat, yang menunjukkan kurangnya rasa percaya diri.
Pengembangan diri dimulai dengan mengakui harga diri Anda. Jadi, jika Anda merasa terlalu kritis, mundurlah sejenak dan pertimbangkan apakah Anda telah memberikan rasa hormat yang layak Anda dapatkan kepada diri sendiri.
2. Selalu Mencari Validasi
Di era digital ini, platform media sosial telah menjadi sumber validasi utama kita. Kita mengunggah gambar, berbagi pikiran, dan menunggu ‘suka' dan komentar mengalir. Bagi sebagian orang, ini adalah hobi yang tidak berbahaya.
Namun, bagi yang lain, ini bisa menjadi obsesi yang tidak sehat. Bila seorang wanita selalu mencari validasi dari orang lain, itu pertanda jelas bahwa dia tidak cukup menghargai dirinya sendiri.
Alih-alih percaya pada harga dirinya, dia bergantung pada afirmasi eksternal untuk merasa senang dengan dirinya sendiri.
Perilaku ini dapat menjadi lingkaran setan. Semakin banyak validasi yang dicarinya, semakin sedikit ia menghargai dirinya sendiri. Namun semakin sedikit ia menghargai dirinya sendiri, semakin banyak validasi yang dicarinya.
Harga diri datang dari dalam diri sendiri. Ini tentang mengetahui nilai diri sendiri dan tidak membutuhkan orang lain untuk memastikannya bagi Anda.
3. Mengabaikan Kebutuhan Diri Sendiri

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
