Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Mei 2025 | 06.04 WIB

Ini 8 Tanda Tersembunyi bahwa Hubunganmu Tidak Akan Bertahan Lama, Menurut Pakar Hubungan

Ilustrasi hubungan yang tidak akan bertahan lama (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Hubungan romantis sering kali dipenuhi momen manis maupun pertengkaran kecil yang wajar. Namun, tidak semua tanda dalam hubungan dapat dibaca dengan mudah.

Ada kalanya, sinyal-sinyal penting justru terselip di balik rutinitas harian dan dinamika yang tampak biasa saja. Di sinilah pentingnya kepekaan untuk mengenali tanda-tanda tersembunyi.

Pakar hubungan menyoroti bahwa hubungan yang tidak sehat kerap menyimpan petunjuk awal yang halus. Tanda-tanda ini bukan sesuatu yang mencolok, tetapi bisa menjadi indikator kuat bahwa hubungan tidak dibangun untuk jangka panjang.

Dilansir dari Blog Herald pada Selasa (13/5), berikut ini delapan sinyal tersembunyi yang perlu diperhatikan jika ingin memahami sejauh mana kekuatan hubungan yang sedang dijalani.

1. Perasaan Naik Turun Tanpa Kendali

Hubungan memang wajar mengalami naik turun emosi. Namun, bila suasana hati dalam hubungan terasa seperti naik rollercoaster—hari ini sangat bahagia, esoknya penuh konflik—hal itu patut diwaspadai.

Ketika salah satu pihak selalu merasa tidak tenang atau bingung menebak emosi pasangannya, hubungan akan terasa menguras energi. Ketidakstabilan emosional seperti ini bisa menjadi tanda awal hubungan yang tidak sehat.

Hubungan yang sehat semestinya memberikan rasa aman dan tenang, bukan justru membuat stres berkepanjangan.

2. Tidak Ada Rasa Saling Menghargai

Rasa saling menghargai menjadi fondasi penting dalam hubungan. Jika salah satu pihak merasa tidak didengarkan, atau pendapatnya selalu diabaikan, maka hubungan itu sedang berada di jalur yang keliru.

Komunikasi yang sehat bukan hanya soal berbicara, tetapi juga mendengarkan dengan empati. Ketika penghargaan terhadap pikiran, perasaan, dan keinginan pasangan menghilang, kualitas hubungan akan ikut menurun.

Kurangnya rasa hormat, walau tidak diucapkan langsung, dapat merusak hubungan secara perlahan namun pasti.

3. Keseimbangan Emosi yang Tidak Seimbang

Menurut psikolog John Gottman, rasio interaksi positif dan negatif dalam hubungan harus seimbang. Idealnya, untuk setiap satu momen negatif, ada lima momen positif yang mengimbanginya.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore