Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Mei 2025 | 21.45 WIB

Mengenal Pola Halus Wanita Berpura-pura Baik Hati Menurut Pandangan Psikologi, Salah Satunya Sering Memberi Pujian Terselubung

Ilustrasi: Orang yang pura-pura baik. (Freepik) - Image

Ilustrasi: Orang yang pura-pura baik. (Freepik)

JawaPos.com - Bertemu dengan seseorang yang tampak ramah dan manis di permukaan memang terasa menyenangkan serta memberikan kesan positif dalam interaksi sosial sehari-hari. Mereka terlihat tulus perhatian dan selalu menunjukkan sikap mendukung yang membuat lingkungan terasa lebih hangat bagi siapa saja di dekatnya.

Namun, terkadang ada individu yang di balik penampilan luarnya yang baik menyimpan perilaku kurang menyenangkan atau bahkan manipulatif secara halus. Pola seperti ini seringkali sulit dikenali karena tertutup oleh topeng kebaikan yang meyakinkan banyak orang. Melansir dari Geediting.com Kamis (08/05), ada beberapa kebiasaan tersembunyi yang mungkin dimiliki wanita berperilaku kurang baik namun berpura-pura ramah menurut analisis psikologi.

1. Memberikan Pujian Terselubung

Satu di antara kebiasaan mereka adalah menyampaikan pujian yang sebenarnya mengandung kritik atau komentar merendahkan secara tidak langsung. Pujian tersebut mungkin terdengar manis di awalnya, namun di dalamnya tersimpan makna negatif yang bisa membuat penerima merasa tidak nyaman atau bingung dengan niat sebenarnya.

2. Terlibat dalam Gosip atau Rumor Halus

Mereka seringkali menyebarkan informasi negatif atau rumor tentang orang lain, tetapi melakukannya dengan cara yang sangat hati-hati agar tidak terlihat jelas sebagai tindakan jahat. Informasi itu mungkin disampaikan seolah berbagi keprihatinan atau sekadar menceritakan fakta, padahal tujuannya adalah merusak reputasi seseorang.

3. Menggunakan Agresi Pasif

Kemarahan, frustrasi, atau ketidaksetujuan diungkapkan tidak secara langsung melainkan melalui sindiran halus, penundaan yang disengaja, atau sikap diam yang membuat lawan bicara merasa bersalah. Perilaku ini menghindari konfrontasi terbuka namun berhasil menciptakan ketegangan dan perasaan tidak nyaman pada orang yang berinteraksi dengan mereka.

4. Mengecualikan Orang Lain Secara Halus

Mereka mungkin mengatur acara atau pertemuan tetapi sengaja tidak mengundang individu tertentu dengan alasan yang dibuat-buat agar tampak natural. Tindakan pengucilan ini tidak dilakukan terang-terangan, melainkan dengan cara yang sulit dibantah atau ditafsirkan sebagai niat jahat secara langsung.

5. Bertindak Terlalu Manis namun Dingin di Dalam

Di depan umum atau saat berinteraksi, mereka menunjukkan keramahan yang berlebihan dan tampak sangat peduli terhadap orang lain di sekitarnya. Namun, di saat-saat pribadi atau ketika tidak ada yang melihat, sikap mereka bisa berubah drastis menjadi dingin, acuh tak acuh, atau bahkan kasar tanpa alasan jelas.

6. Melakukan Manipulasi Berkedok Bantuan

Mereka menawarkan bantuan atau dukungan, tetapi dengan motif tersembunyi untuk mengontrol situasi atau membuat orang lain merasa berhutang budi kepada mereka. Bantuan tersebut diberikan bukan atas dasar ketulusan, melainkan sebagai alat untuk mendapatkan kekuasaan atau keuntungan pribadi di kemudian hari.

7. Meremehkan Pencapaian Orang Lain

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore