Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Mei 2025 | 20.01 WIB

Orang yang Membuat Rencana dan Menyesalinya Tak Lama Setelahnya Biasanya Memiliki 7 Kebiasaan Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang membuat rencana dan menyesalinya. (Freepik).


JawaPos.com - Banyak orang yang merasa menyesal setelah membuat rencana yang telah dipikirkan matang-matang. Meski sudah berusaha merencanakan dengan seksama, tak jarang hasilnya justru berbalik menjadi sumber stres dan penyesalan. 
 
Mengapa hal ini bisa terjadi? Ternyata, ada beberapa kebiasaan yang tanpa kita sadari seringkali memengaruhi hasil dari rencana tersebut. Rencana yang baik seharusnya memberikan struktur dan rasa kontrol, bahkan bisa mengurangi kecemasan. 
 
Namun, terkadang rencana yang dibuat dengan hati-hati justru berakhir dengan perasaan kecewa. Dilansir dari Hack Spirit pada Sabtu (3/5), berikut adalah tujuh kebiasaan yang sering dimiliki oleh orang-orang yang sering menyesali rencana mereka, menurut psikologi.

1. Terlalu Banyak Memikirkan Detail

Kebiasaan pertama yang sering ditemui adalah terlalu banyak memikirkan detail. Memang, memperhatikan setiap aspek dalam rencana itu penting untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya masalah. 

Namun, saat kita terlalu fokus pada hal-hal kecil yang sebenarnya tidak signifikan, justru menambah kecemasan yang tidak perlu. Overthinking atau berpikir berlebihan sering kali membuat kita menciptakan masalah yang tidak ada, dan pada akhirnya menambah penyesalan setelah rencana dijalankan.

2. Menyetel Ekspektasi yang Tidak Realistis

Sering kali, kita menetapkan harapan yang tinggi terhadap rencana yang dibuat. Harapan yang berlebihan ini bisa berujung pada kekecewaan. Misalnya, ketika merencanakan liburan dengan teman-teman, segala hal dipikirkan dengan sempurna, mulai dari tempat, cuaca, hingga aktivitas yang akan dilakukan. 

Namun, kenyataannya bisa sangat berbeda dengan harapan. Saat cuaca buruk atau rencana yang sudah dipersiapkan dengan matang tidak berjalan lancar, penyesalan pun muncul. 

Oleh karena itu, sangat penting untuk menyadari bahwa kehidupan penuh ketidakpastian dan terkadang, fleksibilitas dalam menetapkan ekspektasi lebih baik untuk menghindari penyesalan.

3. Mengabaikan Kesehatan Diri Sendiri

Dalam proses merencanakan, banyak orang terkadang lupa untuk memperhatikan kebutuhan diri mereka sendiri. Kesehatan fisik dan mental yang terabaikan bisa mengganggu kelancaran rencana yang telah dibuat. 

Tanpa sadar, terlalu banyak berfokus pada tujuan yang ingin dicapai dapat menguras energi, baik secara fisik maupun emosional. 

Ketika tubuh sudah mulai merasa lelah atau stres, antusiasme yang awalnya ada akan mulai hilang, dan penyesalan akan mulai muncul. Mengutamakan perawatan diri adalah hal yang sangat penting agar kita tetap memiliki energi positif dalam menjalani rencana.

4. Mengabaikan Intuisi

Intuisi sering kali menjadi panduan yang sangat berguna dalam pengambilan keputusan. Namun, ketika kita terlalu fokus pada perencanaan yang rinci, sering kali intuisi yang muncul malah diabaikan. 

Ketika ada perasaan tidak nyaman atau keraguan, dan kita mengabaikannya demi mempertahankan rencana yang sudah dibuat, hal ini bisa berujung pada penyesalan. Intuisi berperan sebagai pengingat dari pengalaman masa lalu yang sering kali terlewatkan. 

Oleh karena itu, mendengarkan hati nurani bisa jadi salah satu cara untuk menghindari keputusan yang keliru.

5. Lupa Menghargai Spontanitas

Pentingnya rencana yang matang memang tak bisa dipungkiri, tetapi terkadang kita harus memberi ruang bagi spontanitas. Terlalu kaku dalam mengikuti rencana bisa membuat kita kehilangan kesempatan untuk menikmati momen yang tidak terduga. 

Kejutan dan petualangan tak terencana justru sering kali memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Membiarkan diri untuk sedikit fleksibel dan menerima hal-hal yang tidak terduga justru bisa menambah kesenangan dan mengurangi potensi penyesalan.

6. Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Terlalu menuntut kesempurnaan dalam setiap langkah dan hasil dari rencana bisa berakhir dengan perasaan kecewa. Ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan, banyak orang cenderung menyalahkan diri sendiri. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore