Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 April 2025 | 21.47 WIB

Orang yang Sering Lupa Bawa Charger Hp ternyata Punya 4 Kebiasaan Tak Terduga, Menurut Psikologi

Ilustrasi charger - Image

Ilustrasi charger

JawaPos.com - Pernah punya teman yang selalu minjam charger, padahal ke mana-mana bawa ponsel? Atau jangan-jangan, kamu sendiri sering begitu?

Rupanya, kebiasaan lupa bawa charger ini bukan sekadar soal pelupa. Dari kacamata psikologi, orang-orang yang selalu kehabisan baterai tapi tak pernah siap dengan charger-nya sendiri, umumnya punya empat pola kebiasaan yang menarik, dikutip dari Geediting, Jumat (25/4).

Mengetahui pola ini bisa membantu kamu lebih memahami diri sendiri atau teman yang selalu jadi “penumpang daya”.

Bisa jadi ini waktunya untuk lebih sadar soal manajemen energi — baik baterai ponsel maupun energi pribadi. Yuk, kenali empat kebiasaan yang biasanya dimiliki para pencari charger ini!

1. Sering Tak Teratur

Orang yang tak pernah punya charger biasanya juga cenderung kurang terorganisasi. Ini bukan cuma soal lupa taruh charger, tapi bisa merembet ke kebiasaan harian lainnya—seperti sering telat, barang sering hilang, atau jadwal yang berantakan.

Menurut psikolog Albert Ellis, perubahan dimulai saat seseorang berhenti menyalahkan orang lain atas kekacauannya. Dalam konteks ini, mungkin sudah saatnya si pencari charger belajar bertanggung jawab atas urusan kecil sehari-hari.

Kalau bisa konsisten soal hal sederhana seperti membawa charger, efek positifnya bisa terasa di aspek lain juga.

2. Tukang Menunda

Kebiasaan tak membawa charger juga erat kaitannya dengan kecenderungan menunda. Mereka tahu baterai akan habis, tapi selalu pikir, “Ah, nanti saja ngecas.” Sayangnya, “nanti” itu sering datang terlambat—dan akhirnya mereka harus repot minta tolong orang lain.

Masalah penundaan ini bisa berdampak lebih luas, bukan cuma soal ponsel. Jika dibiarkan, bisa mengganggu pekerjaan, hubungan, bahkan kesehatan.

Kuncinya adalah kesadaran bahwa kebiasaan kecil seperti ini bisa jadi cerminan pola hidup yang lebih besar.

3. Tidak Suka Merencanakan

Mereka yang selalu kehabisan baterai biasanya hidup spontan, tanpa banyak persiapan. Jarang berpikir ke depan, apalagi soal kebutuhan sekecil charger. Akibatnya, saat kondisi mendesak seperti ponsel mati di tengah panggilan penting, mereka pun panik.

Seperti kata Carl Jung, “Kita adalah apa yang kita lakukan, bukan apa yang kita katakan.” Jadi, bukan cukup sekadar bilang akan bawa charger—kalau tidak dilakukan, hasilnya tetap sama: terus-menerus dalam masalah.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore