Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 April 2025 | 05.06 WIB

Sering Beli Buku Tapi Belum Dibaca? Mungkin Anda Punya 7 Kebiasaan Unik Ini

Ilustrasi tumpukan buku baru yang belum dibaca, melambangkan koleksi yang terus bertambah cepat. (Freepik) - Image

Ilustrasi tumpukan buku baru yang belum dibaca, melambangkan koleksi yang terus bertambah cepat. (Freepik)

JawaPos.com - Pernahkah Anda melihat koleksi buku di rumah teman yang jumlahnya sangat banyak melebihi kemampuan membacanya? Tumpukan buku baru yang belum tersentuh itu seolah menjadi pemandangan umum bagi sebagian pencinta literasi di mana pun mereka berada saat ini.

Fenomena membeli buku lebih cepat daripada waktu yang tersedia untuk membacanya ternyata merupakan sebuah kebiasaan menarik bagi banyak orang. Mereka yang memiliki kecenderungan ini sering kali tanpa sadar menunjukkan beberapa sifat atau perilaku khas. Melansir Geediting.com pada Kamis (24/4), berikut adalah tujuh di antaranya.

1. Pencinta Buku Sejati dengan Niat Membaca Tinggi

Orang-orang ini pada dasarnya adalah seorang penggemar buku yang sangat mencintai dunia literasi dan segala isinya. Mereka membeli buku dengan niat tulus untuk membacanya nanti saat memiliki waktu luang yang dirasa tepat.

2. Melihat Buku sebagai Investasi Potensi

Buku-buku yang belum dibaca dianggap sebagai investasi berharga dalam pengetahuan diri atau pengembangan pribadi di masa depan. Setiap pembelian buku baru adalah penambahan aset intelektual yang siap diakses kapanpun dibutuhkan nantinya.

3. Mudah Tergoda Judul Baru atau Diskon Menarik

Mereka memiliki kelemahan terhadap daya tarik judul buku terbaru yang sedang populer atau penawaran diskon menggiurkan dari toko buku. Dorongan untuk memiliki buku yang terlihat menarik sering kali lebih kuat daripada mempertimbangkan apakah mereka punya waktu luang segera.

4. Memiliki Daftar Minat Baca yang Sangat Luas

Area minat mereka sangat beragam mencakup berbagai genre dan topik berbeda yang semuanya terasa penting untuk dipelajari atau dibaca. Ini membuat daftar buku yang ingin mereka beli dan baca terus bertambah panjang tanpa henti setiap saat.

5. Merasa Nyaman dengan Keberadaan Tumpukan Buku

Alih-alih merasa bersalah, melihat tumpukan buku belum terbaca justru sering kali memberikan rasa nyaman dan aman secara psikologis. Koleksi tersebut melambangkan kemungkinan belajar dan hiburan tanpa batas yang menunggu untuk dijelajahi kapan pun mereka siap.

6. Menganggap Buku Bagian dari Identitas Diri

Buku-buku yang mereka miliki, baik yang sudah dibaca maupun belum, sering kali dianggap sebagai cerminan dari identitas dan aspirasi pribadi mereka. Memiliki banyak buku adalah cara menunjukkan minat pada intelektualitas atau topik-topik tertentu kepada dunia luar di sekitarnya.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore