
Ilustrasi orang yang meminta maaf. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah kamu bertemu dengan seseorang yang mudah sekali meminta maaf, bahkan saat mereka tak melakukan kesalahan? Atau mungkin kamu sendiri seperti itu?
Orang-orang ini sering tanpa sadar memiliki kebiasaan refleks untuk mengucap “maaf” dalam berbagai situasi, bahkan yang tak perlu.
Ternyata, perilaku ini bukan hanya soal kepribadian. Biasanya, ada pengalaman masa kecil yang berperan besar dalam membentuk kebiasaan ini.
Melalui artikel yang dikutip dari geediting.com, Minggu (13/4) ini, mari kita bahas beberapa penyebab umumnya.
1. Tumbuh di Lingkungan yang Tidak Mentolerir Kesalahan
Jika sejak kecil seseorang hidup di lingkungan yang keras terhadap kesalahan, mereka akan tumbuh dengan rasa takut bersalah dan merasa perlu terus meminta maaf, bahkan untuk hal kecil yang bukan kesalahan mereka. Kebiasaan ini terbawa hingga dewasa dan muncul dalam berbagai situasi sosial.
2. Pernah Merasa Diabaikan
Anak-anak yang merasa tak diperhatikan atau kurang mendapatkan kasih sayang sering mengembangkan perilaku minta maaf berlebihan sebagai bentuk penyesuaian diri.
Mereka merasa keberadaan mereka mengganggu, sehingga meminta maaf menjadi cara untuk “memperkecil diri”.
3. Terpapar Manipulasi Emosional
Di lingkungan yang penuh manipulasi emosional, anak belajar menggunakan permintaan maaf sebagai mekanisme bertahan, untuk meredakan konflik dan menghindari masalah. Pola ini bisa menetap hingga dewasa, meski situasinya sudah berbeda.
4. Selalu Dibandingkan dengan Orang Lain
Dibesarkan dengan perbandingan yang terus-menerus dapat menanamkan rasa tidak percaya diri. Anak tumbuh merasa tak pernah cukup baik, dan sebagai respons, mereka jadi terbiasa minta maaf, meski tak tahu pasti kenapa.
5. Tumbuh di Lingkungan Penuh Tekanan
Ketegangan di rumah, seperti konflik orang tua atau tekanan akademis, bisa membuat anak menggunakan “maaf” sebagai pelindung emosional.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
