
Ilustrasi orang yang sedang dipeluk. (Freepik)
JawaPos.Com - Kehangatan sebuah pelukan di masa kecil mungkin terdengar seperti hal kecil yang sepele.
Namun kenyataannya, sentuhan sederhana ini membawa pengaruh luar biasa dalam membentuk pola emosi kita saat dewasa.
Banyak orang mungkin tidak menyadari betapa kekurangan kasih sayang fisik di masa kanak-kanak meninggalkan jejak mendalam dalam cara mereka mencintai, mempercayai, dan terhubung dengan orang lain.
Terkadang, luka emosional yang berasal dari masa lalu ini tak terlihat di permukaan.
Kita tumbuh besar, menjalani kehidupan seperti biasa, tetapi tanpa disadari, hubungan yang kita jalani penuh dengan kecanggungan dalam menunjukkan kasih sayang, perasaan waspada yang berlebihan, hingga kesulitan mengungkapkan kebutuhan emosional yang paling mendasar.
Jika Anda pernah merasa ada ruang kosong dalam hubungan Anda, yang sulit dijelaskan dengan logika, mungkin inilah saatnya untuk menengok kembali akar emosional dari masa kecil.
Dilansir dari Geediting, inilah tujuh pola emosi yang sering muncul dalam hubungan dewasa bagi mereka yang jarang mendapatkan pelukan atau kehangatan kasih sayang saat masih kecil.
Bukan untuk menyalahkan masa lalu, tetapi untuk lebih memahami diri sendiri, sehingga bisa membangun koneksi yang lebih sehat dan tulus dengan orang yang kita cintai.
1. Merasa Canggung Saat Menerima atau Memberi Sentuhan
Pernah merasa kaku atau kikuk saat pasangan tiba-tiba menggenggam tanganmu di tempat umum?
Atau bingung harus bereaksi bagaimana saat seseorang memelukmu dalam momen emosional?
Bagi orang yang tumbuh tanpa pelukan, sentuhan bisa terasa seperti wilayah asing.
Tubuh mereka mungkin belum sepenuhnya terlatih untuk mengenali sentuhan sebagai bentuk kasih sayang.
Bukannya menolak, tapi mereka bisa merasa tegang atau bahkan sedikit terancam. Seolah alarm kewaspadaan emosional langsung menyala.
Dalam hubungan, ini bisa menjadi sumber salah paham. Pasangan mungkin merasa ditolak atau tidak dicintai, padahal sebenarnya, tubuh dan hati mereka hanya belum terbiasa menerima bentuk cinta dalam wujud fisik.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
