
Ilustrasi kepribadian anak setelah kematian orang tuanya. (pexels.com)
JawaPos.com - Kematian orang tua kerap meninggalkan rasa duka mendalam kepada anak-anaknya. Meskipun waktu telah berlalu lama, rasa duka itu sering kali tetap sulit diatasi oleh anak dan keturunannya.
Menurut WebMD.com pada Kamis (13/3), ada kisah tentang rasa kehilangan yang dialami oleh seseorang bernama Zizzo. Beberapa bulan setelah ibunya meninggal, Cara Zizzo kembali menjalani rutinitasnya seperti biasa. Ia tetap bekerja dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Namun, kenangan kecil sering kali membuatnya tenggelam dalam kesedihan.
"Saya menemukan kartu pos yang dikirimkan di meja saya dan tak dapat menahan air mata," ungkap Zizzo, yang tinggal di New York City. Saat itu, Zizzo berusia 32 tahun dan merasakan dampak yang dalam dari kehilangan tersebut.
"Aspek tersulit adalah menyadari bahwa saya tidak akan pernah memiliki seorang ibu lagi," tambahnya.
Meski sudah dewasa, kehilangan orang tua tetap menyakitkan. "Sering kali, Anda kehilangan sosok yang mencintai Anda tanpa syarat dan memberikan rasa aman dalam hidup," jelas Holly Schiff, PsyD, psikolog dari Jewish Family Services of Greenwich, Connecticut. Jika hubungan dengan orang tua lebih kompleks, perasaan yang muncul bisa berupa kemarahan atau penyesalan.
Kesedihan akibat berduka juga sering kali disertai berbagai emosi lain. "Ketika ayah saya meninggal, saya merasa sangat terkejut," ujar Jason Phillips, terapis di Raleigh, NC.
"Kematian bukanlah topik yang sering dibicarakan dalam keluarga saya, jadi setelah beberapa hari, segalanya tampak kembali normal," lanjutnya. Namun, beberapa minggu kemudian, saat mulai benar-benar memproses kepergian ayahnya, ia justru dibanjiri emosi.
Dalam perjalanan berduka, Anda mungkin akan melewati beberapa tahapan kesedihan berikut:
1. Penyangkalan
Anda mungkin merasa mati rasa atau terkejut. Ini adalah cara otak Anda menghadapi berita yang luar biasa.
2. Kemarahan
Ketika Anda menerima kehilangan, emosi Anda mungkin berubah menjadi kemarahan. Anda mungkin mengarahkannya kepada orang lain, orang tua yang meninggal, atau kekuatan yang lebih tinggi.
3. Tawar-menawar
Anda mungkin merasa bersalah, dan berpikir "seandainya saja..." dan "bagaimana jika...". Hal ini membuat Anda menunda kenyataan akan kehilangan Anda.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
