
Seseorang yang hidup dalam mode bertahan. (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Masa kecil seharusnya menjadi periode yang penuh kasih sayang, keamanan, dan eksplorasi yang sehat.
Namun, bagi banyak orang yang mengalami trauma masa kecil—seperti pengabaian emosional, kekerasan, atau ketidakstabilan keluarga—masa kecil justru menjadi fase bertahan hidup.
Trauma yang tidak terselesaikan sering kali terbawa hingga dewasa, menyebabkan seseorang terus hidup dalam "mode bertahan hidup" tanpa disadari.
Mode bertahan hidup ini adalah respons tubuh terhadap ancaman yang dirasakan, bahkan ketika ancaman tersebut sudah tidak ada lagi.
Dalam jangka panjang, hidup dalam mode ini dapat menguras energi, mempengaruhi kesehatan mental, dan menghambat hubungan serta pertumbuhan pribadi.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (3/3), terdapat delapan tanda bahwa Anda masih hidup dalam mode bertahan hidup akibat trauma masa kecil, menurut psikologi:
1. Anda Selalu Waspada terhadap Ancaman
Jika Anda sering merasa tegang, selalu mengantisipasi hal buruk terjadi, atau merasa sulit untuk benar-benar santai, ini bisa menjadi tanda bahwa sistem saraf Anda masih berada dalam keadaan siaga tinggi.
Mode bertahan hidup membuat Anda selalu waspada terhadap potensi bahaya, bahkan dalam situasi yang sebenarnya aman.
2. Anda Sulit Mempercayai Orang Lain
Ketidakpercayaan adalah mekanisme pertahanan yang umum pada mereka yang mengalami pengkhianatan atau pengabaian di masa kecil.
Jika Anda kesulitan mempercayai niat baik orang lain atau merasa harus selalu menjaga jarak, ini mungkin karena Anda masih hidup dalam pola pikir bahwa dunia adalah tempat yang tidak aman.
3. Anda Terus-Menerus Merasa Bersalah atau Malu
Orang yang tumbuh dalam lingkungan yang penuh tekanan sering kali menginternalisasi pesan bahwa mereka tidak cukup baik.
Ini bisa muncul dalam bentuk perasaan bersalah yang berlebihan atau malu terhadap diri sendiri, bahkan ketika tidak ada alasan yang jelas untuk merasa seperti itu.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
