
seseorang yang mengabaikan orang lain dalam percakapan./Freepik/stockking
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering terlibat dalam percakapan—baik dengan pasangan, teman, rekan kerja, maupun orang baru. Namun, tidak semua percakapan berjalan dua arah.
Ada orang-orang yang secara halus, bahkan tanpa niat buruk, mengabaikan lawan bicaranya.
Bukan dengan cara kasar atau terang-terangan, melainkan lewat sikap-sikap kecil yang kerap luput dari perhatian.
Menariknya, menurut psikologi sosial dan komunikasi, perilaku mengabaikan ini sering kali tidak disadari oleh pelakunya sendiri. Mereka merasa “biasa saja”, padahal lawan bicara bisa merasa tidak dihargai, tidak didengar, bahkan dianggap tidak penting.
Lalu, seperti apa ciri-ciri orang yang diam-diam mengabaikan orang lain dalam percakapan?
Dilansir dari Expert Editor pada Senin (19/1), terdapat delapan tanda khas yang sering muncul tanpa mereka sadari.
1. Lebih Fokus Menunggu Giliran Bicara daripada Mendengarkan
Salah satu ciri paling umum adalah kecenderungan untuk menunggu giliran bicara, bukan benar-benar mendengarkan. Secara psikologis, orang seperti ini sudah sibuk menyusun respons di kepala mereka saat lawan bicara masih berbicara.
Akibatnya, mereka sering melewatkan inti cerita. Respons yang diberikan pun terasa melenceng atau dangkal. Bagi lawan bicara, ini memberi kesan bahwa cerita mereka tidak cukup penting untuk disimak sepenuhnya.
2. Kontak Mata Minim atau Tidak Konsisten
Kontak mata adalah sinyal nonverbal penting dalam komunikasi. Orang yang diam-diam mengabaikan biasanya menunjukkan kontak mata yang singkat, sering terputus, atau bahkan nyaris tidak ada sama sekali.
Menurut psikologi komunikasi, hal ini bukan selalu tanda ketidaksopanan, melainkan bisa berasal dari kebiasaan, rasa cemas, atau pikiran yang mudah terdistraksi. Namun tetap saja, bagi lawan bicara, sikap ini terasa seperti tidak diperhatikan.
3. Respons Pendek dan Netral Secara Emosional
Jawaban seperti “oh”, “iya”, “hmm”, atau “oh gitu” yang diulang terus-menerus bisa menjadi sinyal pengabaian terselubung. Secara psikologis, respons yang minim emosi menunjukkan keterlibatan yang rendah dalam percakapan.
Bukan berarti orang tersebut tidak peduli sama sekali, tetapi energi mentalnya tidak benar-benar hadir dalam interaksi tersebut.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
