
seseorang yang spontan dalam merencanakan liburan ./Freepik/freepik
JawaPos.com - Liburan sering dianggap sebagai momen paling netral dalam hidup: waktu untuk bersantai, melepas stres, dan menjauh dari rutinitas.
Namun menurut psikologi sosial, cara seseorang berlibur justru menjadi “cermin halus” dari latar belakang keluarganya sejak kecil.
Bukan soal pamer harta atau tidak, melainkan pola pikir, rasa aman finansial, dan nilai-nilai yang tertanam sejak masa kanak-kanak.
Orang yang dibesarkan di keluarga kaya dan mereka yang tumbuh di keluarga kelas pekerja sama-sama bisa menikmati liburan. Tetapi kebiasaan kecil—cara merencanakan, mengeluarkan uang, hingga memaknai waktu istirahat—sering kali berbeda secara psikologis.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (23/12), terdapat delapan kebiasaan liburan yang secara tidak sadar dapat mengungkap latar belakang tersebut.
1. Cara Merencanakan Liburan: Spontan vs Sangat Terstruktur
Orang yang dibesarkan di keluarga kaya cenderung lebih santai dalam perencanaan. Mereka nyaman memesan tiket mendadak, mengubah rencana di tengah jalan, atau menambah pengeluaran jika merasa perlu.
Psikolog menyebut ini sebagai sense of financial safety—keyakinan bawah sadar bahwa “kalau salah ambil keputusan, masih ada cadangan.”
Sebaliknya, mereka yang tumbuh di keluarga kelas pekerja biasanya merencanakan liburan dengan sangat detail.
Dari tanggal, biaya, hingga daftar pengeluaran kecil dicatat rapi. Ini bukan karena pelit, tetapi karena sejak kecil terbiasa bahwa kesalahan kecil bisa berdampak besar pada keuangan keluarga.
2. Fokus Liburan: Pengalaman atau Efisiensi
Latar belakang keluarga kaya sering membentuk pola pikir bahwa liburan adalah tentang pengalaman dan kenangan. Mereka lebih rela membayar mahal untuk pemandangan, kenyamanan, atau cerita unik.
Sementara itu, kelas pekerja cenderung melihat liburan sebagai hasil dari kerja keras, sehingga nilai efisiensi sangat dijunjung. Pertanyaan yang sering muncul adalah:
“Apakah ini sepadan dengan uangnya?”
Psikologi menyebut ini sebagai perbedaan orientasi antara experience-based mindset dan value-based mindset.
3. Sikap terhadap Istirahat Total

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
