
seseorang yang merasa hampa setelah mencapai tujuan./Freepik/freepik
JawaPos.com - Kita hidup dalam budaya yang sangat mengagungkan pencapaian.
Dari kecil, kita diajarkan bahwa hidup yang “berhasil” adalah hidup yang penuh prestasi — memiliki karier cemerlang, rumah sendiri, pasangan ideal, atau status sosial yang membanggakan.
Namun, ada satu fenomena menarik sekaligus membingungkan: banyak orang yang justru merasa kosong setelah berhasil mencapai tujuan-tujuan besar dalam hidupnya.
Mengapa hal ini bisa terjadi?
Menurut psikologi, ada sejumlah alasan yang menjelaskan mengapa kepuasan tidak selalu datang bersama keberhasilan.
Dilansir dari Geediting pada Senin (13/10), terdapat sembilan alasan mendalam yang bisa menjelaskan mengapa Anda tetap merasa hampa meskipun sudah mencapai apa yang dulu Anda impikan.
1. Tujuan Anda Tidak Sebenarnya Milik Anda
Banyak orang tanpa sadar mengejar tujuan yang dibentuk oleh ekspektasi sosial — bukan oleh nilai dan keinginan pribadi.
Misalnya, Anda berjuang keras untuk jadi dokter bukan karena mencintai dunia medis, melainkan karena keluarga atau masyarakat menganggap profesi itu prestisius.
Menurut teori self-determination (Deci & Ryan, 1985), manusia hanya akan merasa benar-benar puas jika tindakannya didorong oleh motivasi intrinsik — yakni motivasi yang muncul dari dalam diri sendiri.
Jika motivasinya eksternal, keberhasilan justru terasa hampa.
2. Anda Mengalami “Post-Achievement Void”
Baca Juga: 6 Shio Dihampiri Keajaiban Besar di Oktober 2025: Perubahan Tak Terduga yang Mengubah Hidup
Psikolog menyebut kondisi ini sebagai arrival fallacy — keyakinan keliru bahwa kebahagiaan akan datang setelah kita “tiba” di titik tertentu.
Saat tujuan itu akhirnya tercapai, otak kita tidak tahu harus mengarah ke mana lagi, sehingga muncul kekosongan emosional.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
