Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Oktober 2025 | 19.53 WIB

Jika Anak-Anak Anda Senang Menghabiskan Waktu Bersama Anda Saat Dewasa, Anda Mungkin Telah Melakukan 7 Hal Ini dengan Benar Menurut Psikologi

seseorang yang disenangi anak-anak./Freepik/rawpixel.com - Image

seseorang yang disenangi anak-anak./Freepik/rawpixel.com

JawaPos.com - Ada satu tanda sederhana namun luar biasa yang menunjukkan keberhasilan seseorang sebagai orang tua: anak-anak yang sudah dewasa masih ingin menghabiskan waktu bersama Anda.

Tidak karena kewajiban, bukan karena rasa kasihan, melainkan karena mereka sungguh menikmati kehadiran Anda.

Di usia dewasa, anak-anak memiliki kehidupan sendiri — pekerjaan, pasangan, tanggung jawab, bahkan jarak geografis.

Namun jika mereka tetap merasa nyaman pulang, ingin bercerita, atau sekadar duduk minum teh di ruang tamu Anda, itu bukan kebetulan.

Menurut psikologi keluarga, ada pola asuh, sikap, dan kebiasaan tertentu yang membentuk ikatan hangat dan sehat antara orang tua dan anak hingga dewasa.

Dilansir dari Geediting pada Senin (6/10), terdapat 7 hal yang mungkin telah Anda lakukan dengan benar jika anak-anak Anda masih ingin dekat dengan Anda.

1. Anda Mengutamakan Hubungan, Bukan Kontrol

Salah satu kesalahan umum dalam pengasuhan adalah terlalu fokus pada kendali, bukan koneksi.

Anak-anak yang tumbuh di bawah kendali ketat — harus begini, tidak boleh begitu — sering kali belajar untuk menjauh begitu mereka punya kebebasan.

Namun jika Anda dulu menempatkan hubungan di atas aturan, anak Anda belajar bahwa rumah adalah tempat aman, bukan penjara.

Psikolog keluarga Dr. John Gottman menyebut ini sebagai “emotional attunement” — kemampuan orang tua untuk menyelaraskan diri dengan emosi anak, bukan sekadar mengatur perilaku mereka.

Anda tidak hanya bertanya, “Kamu sudah belajar?” tapi juga, “Kamu baik-baik saja hari ini?”

Kedekatan emosional seperti ini meninggalkan jejak yang dalam, bahkan setelah mereka dewasa.

2. Anda Menunjukkan Kasih Sayang Tanpa Syarat

Anak yang tumbuh dengan kasih sayang bersyarat — “Ayah bangga kalau kamu juara,” atau “Ibu sayang kalau kamu nurut” — akan membawa luka tak terlihat hingga dewasa.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore