
Ilustrasi manfaat yang didapat dari menulis dibanding mengetik. Freepik
JawaPos.com - Kita hidup di dunia di mana hampir semuanya diketik. Dari email dan dokumen kerja hingga daftar belanja dan bahkan jurnal pribadi, keyboard telah mengambil alih.
Namun, ada sesuatu yang abadi, hampir ajaib, tentang tulisan tangan. Tulisan tangan memperlambat kita, mendekatkan kita pada pikiran kita, dan menghubungkan kita dengan halaman dengan cara yang jarang dilakukan oleh mengetik.
Sebagai seseorang yang telah bertahun-tahun mendalami mindfulness, psikologi, dan filsafat Timur mendapati tulisan tangan lebih dari sekadar praktik kuno.
Dilansir dari Geediting, tulisan tangan adalah alat untuk mencapai kejelasan, fokus, dan bahkan kreativitas. Simak penjelasannya!
1. Meningkatkan Daya Ingat
Ketika Anda menulis sesuatu dengan tangan, otak Anda memprosesnya dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan mengetik.
Penelitian menunjukkan bahwa tulisan tangan mengaktifkan lebih banyak area otak yang bertanggung jawab atas pembelajaran dan memori.
Ini bukan hanya tentang kata-kata itu sendiri tentang prosesnya. Tindakan membentuk setiap huruf, menggerakkan tangan Anda di atas kertas, dan terlibat dengan pengalaman taktil memperkuat kemampuan Anda untuk mengingat informasi.
Inilah mengapa siswa yang mencatat dengan tangan seringkali berprestasi lebih baik dalam ujian dibandingkan mereka yang mengetik.
Menulis memaksa Anda untuk memproses dan meringkas informasi, alih-alih hanya menyalinnya kata demi kata. Dengan kata lain, otak Anda secara aktif belajar saat tangan Anda menulis.
2. Memicu Kreativitas
Ada sesuatu tentang kecepatan menulis tangan yang lebih lambat yang membebaskan ruang untuk kreativitas.
Halaman yang terbuka terasa lebih fleksibel daripada layar laptop. Tidak ada garis merah bergelombang di bawah kata-kata, tidak ada koreksi otomatis, tidak ada tab yang mengganggu.
Beberapa ide terbaik untuk artikel dan buku muncul saat sedang menulis coretan di kafe dengan pena.
Ada kelonggaran dalam tulisan tangan, tidak harus sempurna, dan ketidaksempurnaan itu seringkali membuka pintu bagi wawasan baru.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
