Ilustrasi pria putus asa memikirkan sesuatu. (Pixabay)
JawaPos.com – Tidak sedikit orang yang seolah merasa hidupnya hambar tanpa masalah.
Mereka mencari-cari keributan kecil yang bisa dibesar-besarkan agar hidup terasa lebih penuh warna.
Fenomena ini disebut kecanduan drama. Menurut Dr. Scott Lyons, seorang psikolog yang menulis di Workit Health, drama dapat menjadi cara untuk melarikan diri dari rasa sakit emosional atau trauma masa lalu.
Ketika seseorang terbiasa hidup dengan konflik, otaknya akan terbiasa juga dengan pelepasan hormon dopamin, adrenalin, dan kortisol setiap kali ada pertikaian.
Rasa bergejolak itu kemudian menjadi candu, sehingga drama bukan lagi sekadar ekspresi spontan, melainkan sudah menjelma gaya hidup sehari-hari.
Tanda-Tanda yang Terlihat Jelas dan Mengganggu
Mereka yang kecanduan drama biasanya menunjukkan pola perilaku yang bisa terlihat dengan mudah.
Masalah kecil sering kali dibesar-besarkan, seolah-olah dunia sedang runtuh.
Hal ini diperparah dengan kebiasaan mengunggah konflik pribadi di media sosial, membuat drama semakin panjang karena mendapat komentar dan perhatian dari orang lain.
Situs Tikvah Lake menyebut bahwa orang dengan kecanduan drama juga cenderung sulit mengatur emosi dan bereaksi secara berlebihan terhadap situasi yang sebenarnya biasa saja.
Alih-alih menyelesaikan masalah dengan tenang, mereka justru mengulang-ulang konflik, bahkan mencari alasan baru untuk membuat situasi tetap tegang.
Akibatnya, hubungan pribadi maupun sosial menjadi penuh keributan yang melelahkan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
