Mati rasa emosional mencerminkan kesulitan seseorang dalam mengelola emosi akibat stres, trauma, atau tekanan hidup./Freepik.
JawaPos.com – Trauma masa lalu bisa meninggalkan bekas yang tidak terlihat, namun berdampak besar pada kehidupan seseorang.
Mulai dari pengalaman kecelakaan, bencana, kekerasan, hingga kehilangan orang terdekat, semua dapat memengaruhi cara berpikir, merasakan, dan bertindak di masa kini.
Menurut National Institute of Mental Health (NIMH), trauma adalah respons emosional terhadap peristiwa yang sangat mengganggu atau mengancam.
Gejalanya bisa berupa kilas balik (flashback), mimpi buruk, kecemasan, hingga kesulitan mempercayai orang lain.
Baca Juga: Antisipasi Situasi Memanas, Dispendik Surabaya Wajibkan Daring untuk Siswa PAUD hingga SMP
Apa Itu Trauma?
News in Health (2018) menyebut trauma sebagai reaksi alami tubuh dan pikiran untuk bertahan hidup dari pengalaman yang menakutkan. Dalam jangka pendek, reaksi ini membantu seseorang tetap waspada. Namun, bila berlangsung lama, trauma bisa mengganggu kesehatan mental, bahkan berisiko berkembang menjadi gangguan stres pascatrauma (PTSD).
Sementara itu, situs Siloam Hospitals menjelaskan bahwa trauma tidak hanya menyangkut aspek psikologis, tetapi juga bisa memengaruhi fisik, misalnya mudah lelah, sakit kepala, atau ketegangan otot.
Siapa yang Bisa Mengalami Trauma?
Trauma dapat dialami siapa saja, tanpa memandang usia maupun latar belakang. Penelitian dalam Jurnal Kesehatan Sosial (2022) mencatat bahwa anak-anak yang pernah menjadi korban perundungan atau menyaksikan kekerasan di rumah lebih rentan menyimpan trauma hingga dewasa.
Baca Juga: Siap-Siap Rezeki Nomplok Rp 2 Miliar: 5 Weton Ini Dipercaya Membuka Jalan Kekayaan dan Keberuntungan
Selain itu, pekerja di bidang tertentu seperti tenaga medis, aparat, dan relawan bencana juga memiliki risiko tinggi karena sering berhadapan dengan situasi darurat.
Mengapa Trauma Perlu Diatasi?

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
