
Ilustrasi orang yang lebih suka menyimak daripada aktif berkomentar di grup chat./freepik
JawaPos.com - Di era digital seperti sekarang, grup chat menjadi salah satu media komunikasi yang paling sering digunakan untuk berinteraksi dengan teman, keluarga, maupun rekan kerja.
Namun, tak semua orang aktif menulis atau memberikan komentar di dalam grup tersebut. Ada kalanya beberapa anggota hanya membaca dan mengamati tanpa pernah ikut berpartisipasi.
Menurut psikologi, perilaku ini bukan sekadar sikap acuh atau malas, melainkan mencerminkan sifat kepribadian tertentu yang unik dan menarik untuk dipelajari.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Minggu (31/8), berikut merupakan 8 ciri khas yang biasanya dimiliki oleh orang yang lebih suka menyimak daripada aktif berkomentar di grup chat, sehingga pembaca dapat memahami alasan di balik kesunyian mereka yang sering kali salah dimaknai.
1. Cenderung Introvert
Orang introvert secara alami lebih nyaman menghabiskan waktu sendiri daripada berada dalam situasi sosial yang ramai.
Dalam konteks grup chat online, mereka cenderung lebih banyak membaca dan mengamati daripada langsung menulis komentar.
Mereka memperhatikan percakapan, menangkap informasi penting, dan memahami nada serta konteks diskusi, tetapi tidak selalu merasa perlu ikut aktif dalam berbicara.
Diam mereka bukan karena tidak peduli, melainkan cara mereka untuk menjaga energi mental dan emosional agar tetap seimbang.
Mereka hanya berbicara ketika topik terasa sangat penting atau mereka memiliki kontribusi yang benar-benar berarti.
2. Pemikir Berlebihan (Overthinker)
Beberapa orang terlalu banyak memikirkan apa yang akan mereka tulis atau katakan di grup. Mereka cenderung merasa khawatir komentar mereka salah, tidak cukup lucu, atau bisa disalahartikan oleh orang lain.
Akibatnya, mereka sering kali menunda-nunda untuk menulis, bahkan akhirnya membatalkan niat menulis sama sekali.
Mereka hanya ingin memastikan bahwa kata-kata yang akan mereka sampaikan benar-benar tepat dan bermanfaat.
Sikap ini sering kali membuat mereka menjadi pengamat yang teliti, karena mereka lebih memilih memperhatikan keseluruhan percakapan sebelum ikut mengekspresikan diri.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
