Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15.22 WIB

5 Cara Mengelola Stres untuk Orang Introvert, Mulai Menulis Jurnal hingga Latihan Meditasi

Orang dengan kepribadian introvert juga bisa mengalami stres. (freepik) - Image

Orang dengan kepribadian introvert juga bisa mengalami stres. (freepik)

JawaPos.com – Banyak orang introvert merasa cepat lelah dengan hiruk-pikuk sosial. Alhasil, stres lebih mudah muncul. Yang perlu diketahui, orang introvert bukan berarti lemah dalam menghadapi tekanan.  

Psikolog menyarankan agar introvert tak ragu meluangkan waktu untuk menyendiri, menjaga keseimbangan aktivitas, dan menggunakan teknik relaksasi agar kesehatan mental tetap terjaga.

Seperti yang dilansir dari laman verywellmind, ada beberapa hal yang mungkin dianggap menyenangkan dan mengasyikkan bagi kelompok ekstrovert ternyata bisa menjadi sumber stress dan kecamasan bagi introvert.

Karena itu, stres yang dihadapi oleh introvert dan ekstrovert berbeda. Memahami perbedaan introvert dan ekstrovert dapat membantu menentukan teknik manajemen stres mana yang paling tepat.

Berikut lima cara yang bisa diterapkan untuk mengelola stress bagi kelompok introvert berdasarkan laman verywellmind.

  1. Latihan Meditasi

Latihan meditasi untuk jangka panjang bisa membantu  meningkatkan ketahanan diri bagi kelompok introvert. Nah, untuk jangka pendeknya, kaum introvert bisa lebih rileks. Dengan meditasi, kelompok introvert juga dapat lebih fokus.

  1. Menulis Jurnal

Terdengar sederhana tapi ini berimplikasi positif dan besar bagi kelompok introvert. Karena dengan menulis jurnal, kelompok introbert bisa memproses emosi atau melatih pikiran lebih fokus. Salah satu jurnal yang bisa ditulis yakni menceritakan bagaimana menghadapi tantangan hari ini.

  1.  Kelola Pikiran

Ketika pikiran negative muncul, langsung ke positif. Hindari pikiran yang membatasi diri. Coba berbahasa yang netral atau positif.

  1. Olahraga Secara Teratur

Selain meningkatkan suasana hati, olahraga juga mampu melawan stress, kecemasan, dan gejala depresi.

  1. Atur Ruang untuk Diri Sendiri

Bisa dengan melakukan hobi atau hal yang disukai. Mulai dengan hobi yang kecil atau sederhana. Coba kulik dalam diri, apa yang disukai lakukan sekarang juga.

Dikutip dari Halodoc, istilah introvert kali pertama dikenalkan psikolog terkenal Carl Jung. Jung memperkenalkan teorinya tentang tipe kepribadian pada 1920-an. Introvert sering kali merasa lebih nyaman dan energinya akan terisi ketika ada di lingkungan yang tenang atau saat sendirian. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore