8 Situasi dalam Hidup di Mana Sebaiknya Kamu Tidak Boleh Terlalu Baik, Menurut Psikologi
JawaPos.com - Sejak kecil, banyak yang diajari untuk selalu bersikap “baik”: berbagi, tersenyum, jangan membuat keributan. Masalahnya, kalau kebiasaan itu dibawa terlalu jauh, kebaikan berubah menjadi topeng.
Topeng yang membuat kebutuhan pribadi terkubur dan secara diam-diam melatih orang lain untuk mengabaikannya.
Psikologi menyebutnya self-silencing—kecenderungan mengecilkan diri demi menghindari konflik. Dari luar terlihat sopan, tapi di dalam terasa penuh penumpukan emosi.
Ini bukan ajakan untuk jadi kasar. Ini ajakan untuk jadi baik yang berani. Kebaikan sejati menghormati kebenaran; kebaikan performatif menghindarinya.
Jika biasanya selalu ingin menyenangkan orang lain, bersiaplah untuk sedikit kegaduhan batin saat mulai memilih kejujuran dibanding harmoni. Itu normal. Ketidaknyamanan itu justru tanda bahwa kamu sedang membangun keberanian.
Dilansir dari VegOut, berikut delapan situasi nyata di mana mengurangi “kebaikan” justru melindungi waktu, energi, dan kesehatan mental serta membuatmu lebih dihormati.
1. Saat “ya” berarti mengkhianati diri sendiri
Pernah berkata “ya” padahal seluruh tubuhmu berteriak “tidak”? Itu sistem saraf yang menandai batas.
Mengabaikannya mungkin membuat situasi lancar sesaat, tapi akan meninggalkan rasa kesal yang membara—dan orang lain bisa merasakannya.
Keinginan untuk selalu menyenangkan orang lain secara kronis justru mengikis harga diri. Otak akan terbiasa menganggap kebutuhan orang lain selalu lebih penting.
Coba terapkan kebijakan jeda: jangan langsung menjawab. Katakan, “Biar dipikir dulu, nanti kabari lagi.”

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
