Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 00.05 WIB

Apakah AI Bisa Gantikan Peran Terapis Kesehatan Mental? Ini Penjelasannya Menurut Psikologi

Ilustrasi terapis kesehatan mental (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang yang menghadapi krisis kesehatan mental. Sayangnya, akses terhadap terapi profesional masih menjadi kendala bagi banyak orang. 

Biaya yang mahal, waktu tunggu yang lama, dan keterbatasan layanan menjadi penghalang utama. Di tengah kebutuhan ini, teknologi AI mulai muncul sebagai alternatif yang praktis dan mudah diakses. Tapi, benarkah AI bisa menggantikan peran seorang terapis?

Menurut penjelasan dari kanal YouTube psikologi yang populer yakni Psych2go, AI memang menawarkan kemudahan. Tak perlu membuat janji temu, tak ada rasa canggung karena harus berbicara dengan orang asing, dan sering kali, gratis. 

Bagi sebagian orang, ini seperti menulis jurnal, tetapi dengan umpan balik yang bisa membantu refleksi diri. Namun, AI hanya mampu menanggapi berdasarkan apa yang diketik oleh pengguna. Ia tidak bisa menangkap emosi secara utuh, tidak memahami konteks pribadi, apalagi menunjukkan empati secara nyata.

Terlebih lagi, AI berisiko menciptakan “echo chamber”, yaitu ketika pengguna hanya mendengar ulang apa yang sudah ia pikirkan. Hal ini bisa memperkuat pikiran negatif, bukan memperbaikinya. Tidak seperti terapis manusia yang bisa memberi perspektif baru dan mengarahkan proses penyembuhan secara aktif.

AI juga tidak bisa membaca isyarat non-verbal, seperti nada suara atau ekspresi wajah, padahal hal-hal inilah yang sering kali menjadi sinyal penting dalam dunia psikologi. Selain itu, AI tidak memiliki tanggung jawab profesional, tidak bisa dimintai pertanggungjawaban jika terjadi kesalahan, dan tentu tidak memiliki sertifikasi keahlian.

Jadi, meskipun AI bisa membantu sebagai alat bantu refleksi atau untuk meredakan rasa cemas sesaat, ia tidak bisa menggantikan kedalaman hubungan dan keahlian yang diberikan oleh seorang terapis profesional. Kita tetap membutuhkan manusia untuk memahami manusia, bukan hanya dalam kata, tapi juga dalam rasa.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore