Ilustrasi orang yang merasa tenang. (freepik.com/katemangostar)
JawaPos.com - Memiliki sikap tenang apalagi dalam keadaan darurat adalah suatu hal yang paling menantang, dan ilmu inilah yang penting untuk dipelajari oleh manusia agar mampu menangani masalah dengan bijaksana.
Apabila kita tidak belajar bersikap tenang dalam keadaan darurat, banyak dampak negatif yang bisa terjadi. Contohnya bisa salah dalam mengambil keputusan, merasa cemas atau stres terus-menerus, atau renggangnya hubungan dengan orang lain.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Kamis (10/07) orang yang selalu merasa tenang dalam keadaan darurat, kerap memiliki 8 tanda kepribadian ini :
1. Mereka memiliki rasa kendali pribadi yang mendalam
Orang-orang yang tetap tenang dalam keadaan darurat memiliki satu keyakinan mendasar yang sama, mereka dapat memengaruhi hasil dari apa yang terjadi di sekitar mereka.
Ini bukan tentang menjadi terlalu percaya diri atau berpikir bahwa mereka tak terkalahkan. Sebuah studi terhadap 214 penyintas bencana menemukan bahwa orang-orang yang percaya bahwa mereka dapat mengelola krisis saat terjadi bencana, melaporkan gejala stres pascatrauma yang jauh lebih sedikit.
Mereka berfokus pada apa yang dapat mereka lakukan daripada apa yang tidak dapat mereka kendalikan.
2. Mereka berlatih regulasi emosi secara teratur
Orang-orang yang paling tenang dalam keadaan darurat tidak tiba-tiba mencapai ketenangan itu, mereka telah membangunnya melalui latihan sehari-hari. Mereka telah mengembangkan kebiasaan yang melatih sistem saraf agar tetap seimbang di bawah tekanan.
Baik melalui meditasi, latihan pernapasan dalam, atau sekadar berhenti sejenak sebelum bereaksi terhadap stres sehari-hari, mereka telah menciptakan jalur saraf yang membantunya di saat-saat paling dibutuhkan.
Para peneliti menemukan bahwa latihan mindfulness secara teratur mengubah susunan saraf otak, meredam alarm amigdala, dan meningkatkan kontrol prefrontal—sehingga responden pertama dapat berpikir jernih dan tetap tenang di saat-saat penuh tekanan.
Ini bukan tentang menekan emosi atau berpura-pura semuanya baik-baik saja. Tapi sebaliknya, mereka telah belajar untuk mengakui apa yang mereka rasakan tanpa merasa kewalahan.
3. Mereka menunjukkan ketahanan psikologis
Beberapa orang tampaknya memiliki mental sekuat baja yang membuatnya tetap teguh ketika hidup mengalami gejolak. Kualitas ini dikenal sebagai ketahanan psikologis, muncul sebagai kombinasi komitmen, kendali, dan pencarian tantangan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
