Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juli 2025 | 01.06 WIB

Orang yang Merahasiakan Profil Media Sosial Biasanya Memiliki 8 Ciri Perilaku Ini Menurut Psikologi, Apa Saja?

Perilaku orang yang merahasiakan profil media sosial menurut psikologi./Freepik.

JawaPos.com – Di era digital seperti sekarang, media sosial sering menjadi ruang untuk mengekspresikan diri.

Namun, tidak sedikit orang yang memilih untuk merahasiakan profil mereka, baik dengan membuat akun privat, menyembunyikan aktivitas, atau membatasi akses terhadap informasi pribadi.

Menurut psikologi, keputusan ini sering mencerminkan pola perilaku dan kepribadian tertentu yang unik. Ada berbagai alasan emosional dan mental yang memengaruhi tindakan ini, yang sekaligus menjadi cerminan bagaimana mereka menghadapi dunia luar.

Dilansir dari geediting.com pada Senin (7/7), diterangkan bahwa terdapat delapan ciri perilaku orang yang merahasiakan profil media sosial mereka menurut Psikologi.

  1. Mengendalikan privasi digital

Orang-orang yang mengatur akun media sosial mereka dalam mode privat memiliki kecenderungan kuat untuk mengontrol informasi pribadi mereka di dunia digital.

Mereka sangat selektif dalam memilih siapa yang dapat mengakses unggahan dan foto-foto mereka, mencerminkan kebutuhan mendalam akan perlindungan privasi.

Sikap kehati-hatian ini bukan berarti negatif, melainkan menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya batasan personal di era digital.

Perilaku ini mencerminkan kepribadian yang sangat menghargai ruang pribadi dan bijak dalam membagikan informasi.

  1. Mengutamakan koneksi bermakna

Mereka yang menjaga privasi akun media sosialnya cenderung lebih fokus pada kualitas pertemanan dibanding kuantitas pengikut. Bagi mereka, berbagi momen hidup lebih bermakna ketika dilakukan dengan orang-orang yang benar-benar peduli dan memiliki hubungan dekat.

Kebahagiaan mereka tidak diukur dari jumlah likes atau followers, melainkan dari kedalaman hubungan yang terjalin. Preferensi ini mencerminkan kecenderungan mereka untuk menjalin interaksi sosial yang lebih dalam dan bermakna, baik di dunia maya maupun nyata.

  1. Tingkat ekstroversi yang lebih rendah

Penelitian psikologi menunjukkan bahwa orang-orang yang memilih mengatur akun media sosial mereka dalam mode privat umumnya memiliki tingkat ekstroversi yang lebih rendah. Mereka lebih nyaman dengan pertemuan sosial dalam kelompok kecil dibandingkan acara-acara besar yang melibatkan banyak orang.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore