Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Juli 2025 | 04.04 WIB

5 Dampak Perbedaan Budaya dalam Menjalani Sebuah Hubungan yang Bisa Mempengaruhi Kedua Pasangan

Ilustrasi dampak perbedaan budaya dalam menjalani sebuah hubungan (jcomp/freepik.com)

JawaPos.com - Budaya memainkan peran besar guna membentuk cara kita berinteraksi dalam keluarga, pertemanan, dan lingkungan kerja.

Lebih dari sekadar tradisi, budaya mempengaruhi bagaimana kita memandang kesehatan mental, memilih makanan, dan merayakan momen penting bersama orang terdekat.

Dengan memahami perbedaan budaya, kita bisa membangun hubungan yang lebih hangat, terbuka, dan penuh empati menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk tumbuh bersama.

Merangkum Very Well Mind, berikut ini beberapa dampak perbedaan budaya dalam menjalani sebuah hubungan yang bisa mempengaruhi kedua pasangan.

1. Kesehatan mental

Sebuah penelitian mengungkap bahwa seseorang yang menjalani hubungan antar ras sering menghadapi tekanan lebih besar terkait kesejahteraan mental mereka.

Mereka cenderung mengalami tingkat kecemasan yang lebih tinggi serta menghadapi diskriminasi dan reaksi negatif, baik dari lingkungan sosial maupun keluarga, dibandingkan dengan pasangan yang berasal dari latar belakang ras yang sama.

Fakta ini menjelaskan bahwa hubungan lintas budaya memang membawa tantangan tersendiri yang perlu dipahami dan diatasi dengan empati serta dukungan agar kesejahteraan mental tetap terjaga. Dengan kesadaran dan penerimaan yang lebih luas, maka kita bisa menciptakan ruang yang aman bagi semua pasangan, tanpa memandang latar belakang rasial mereka.

2. Peran gender

Dr. Sabrina Romanoff, seorang psikolog klinis sekaligus profesor yang aktif sebagai anggota dewan peninjau di Verywell Mind, menyatakan bahwa norma budaya sangat berpengaruh dalam menentukan peran gender dalam sebuah hubungan. Misalnya, dalam hubungan heteronormatif, ekspektasi terhadap pria dan wanita sering dibentuk berdasarkan peran gender tradisional.

Secara umum, perempuan biasanya diharapkan mengurus rumah tangga dan merawat anak, sementara laki-laki lebih diharapkan bertanggung jawab atas keuangan dan pengeluaran keluarga. Meskipun begitu, pemahaman ini terus berkembang seiring perubahan sosial dan kesetaraan gender semakin mendapat tempat, membuka ruang bagi peran yang lebih fleksibel dan setara dalam hubungan modern.

3. Komunikasi

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore