
Ilustrasi orang dengan kecenderungan
JawaPos.com - Dalam dunia psikologi hubungan, dikenal istilah avoidant attachment atau keterikatan menghindar, yakni sebuah pola hubungan di mana seseorang cenderung menarik diri secara emosional, menjaga jarak, dan sulit merasa nyaman dengan kedekatan yang terlalu intens.
Orang dengan kecenderungan avoidant ini biasanya tumbuh dengan pengalaman masa lalu yang membuat mereka percaya bahwa terlalu dekat dengan orang lain bisa menjadi sumber luka atau ketidaknyamanan.
Mereka tampak mandiri dan kuat, tetapi sebenarnya sedang melindungi diri sendiri dari risiko tersakiti.
Dalam konteks hubungan asmara, pola ini bisa muncul melalui berbagai sikap yang tanpa disadari justru menjauhkan mereka dari kedekatan yang tulus.
Dalam artikel ini, kita akan mengulas beberapa ciri-ciri utama yang biasa dimiliki oleh orang dengan kecenderungan avoidant dalam hubungan. Mari simak satu per satu, dan lihat apakah kamu pernah mengalaminya.
Dilansir dari laman Your Tango pada Selasa (1/7), berikut merupakan 5 ciri-ciri yang dimiliki oleh orang dengan kecenderungan 'avoidant' dalam hubungan.
1. Menutup Diri Secara Emosional
Salah satu ciri paling kuat dari seseorang yang memiliki kecenderungan avoidant adalah sikap mereka yang menolak untuk terbuka secara emosional.
Mereka cenderung tidak mudah menunjukkan perasaan mereka, apalagi berbagi hal-hal yang bersifat pribadi dan mendalam. Ini bukan karena mereka tidak peduli, melainkan karena mereka takut untuk terluka.
Mereka cenderung berpikir bahwa “Kalau aku tidak terlalu dekat, aku juga tidak akan terlalu sakit jika ditinggalkan.” Maka dari itu, mereka sengaja menciptakan jarak emosional, meskipun tampak hadir secara fisik dalam hubungan.
Akibatnya, orang yang sedang menjalin hubungan dengan mereka akan merasa seperti berbicara pada dinding, yakni ada sosoknya, tetapi tidak ada kehangatan atau kejelasan tentang apa yang mereka rasakan.
Inilah yang membuat pasangan mereka kesulitan untuk memahami atau membangun kedalaman hubungan yang sejati.
Keterhubungan emosional yang seharusnya menjadi dasar hubungan justru terhalang oleh benteng pertahanan yang mereka buat sendiri.
2. Sering Mengancam Akan Pergi Saat Bertengkar
Seseorang dengan kecenderungan avoidant biasanya sangat sensitif terhadap konflik, terutama konflik yang bersentuhan dengan perasaan rentan atau ketidaknyamanan emosional.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
