Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Juni 2025 | 20.05 WIB

8 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Dekat dengan Orang Tua Saat Tumbuh Dewasa Menurut Psikologi, Apakah Kamu begitu?

Kepribadian tidak dekat dengan orang tua saat tumbuh dewasa menurut psikologi - Image

Kepribadian tidak dekat dengan orang tua saat tumbuh dewasa menurut psikologi

JawaPos.com – Hubungan dengan orang tua selama masa tumbuh dewasa memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan kepribadian seseorang. Ketika seseorang tidak memiliki kedekatan emosional dengan orang tua, berbagai dampak psikologis dapat terbentuk dan tercermin dalam cara mereka menjalani kehidupan di masa dewasa.

Menurut psikologi, ciri-ciri tersebut sering kali menjadi refleksi dari pengalaman masa kecil yang kurang mendapat dukungan emosional.

Dilansir dari geediting.com pada Minggu (22/6), diterangkan bahwa terdapat delapan ciri kepribadian orang yang tidak dekat dengan orang tua mereka ketika tumbuh dewasa menurut Psikologi.

1. Kesulitan membangun hubungan yang mendalam

Mereka yang tumbuh dengan ikatan tak dekat bersama orangtua kerap menghadapi tantangan dalam menjalin relasi yang berarti di masa dewasa. Hal ini terjadi karena orangtua seharusnya menjadi figur pertama dalam pembelajaran membangun hubungan yang sehat, namun ketika ikatan itu tidak terbentuk dengan baik, pemahaman tentang relasi yang sehat menjadi kabur.

Kepercayaan menjadi sesuatu yang sulit diberikan, seolah ada tembok tak kasat mata yang membuat mereka selalu waspada akan kemungkinan penolakan atau kekecewaan. Meski demikian, bukan berarti mereka tidak mampu membangun hubungan yang dalam, hanya saja dibutuhkan waktu dan usaha yang lebih besar dibanding orang lain.

2. Kebutuhan akan kemandirian

Ketika seseorang tidak merasakan kedekatan dengan orangtua semasa kecil, mereka cenderung mengembangkan kemandirian yang sangat kuat. Kebutuhan ini muncul sebagai bentuk adaptasi, di mana mereka belajar untuk tidak bergantung pada orang lain sejak dini.

Kemampuan mengelola diri sendiri, baik secara emosional maupun praktis, menjadi prioritas utama dalam hidup mereka. Namun terkadang, kemandirian yang berlebihan ini justru membuat mereka enggan meminta bantuan bahkan ketika benar-benar membutuhkannya.

3. Pencapaian tinggi

Menariknya, mereka yang tidak merasakan kedekatan dengan orangtua sering kali tumbuh menjadi individu dengan pencapaian tinggi. Dorongan untuk unggul dalam karir atau akademik seringkali muncul sebagai cara mencari pengakuan dan validasi yang tidak mereka dapatkan semasa kecil.

Namun di sisi lain, hal ini bisa berujung pada perfeksionisme yang berlebihan dan ketakutan akan kegagalan. Sikap ini kadang menciptakan tekanan yang berat dalam hidup mereka.

4. Kesulitan mengekspresikan emosi

Mereka yang tumbuh tanpa kedekatan dengan orangtua seringkali kesulitan mengungkapkan perasaan saat dewasa. Lingkungan yang tidak mendukung untuk mengekspresikan emosi di masa kecil membuat mereka terbiasa menyimpan segala perasaan sendiri.

Kebiasaan ini dapat menimbulkan rasa terisolasi dan mengganggu hubungan dengan orang lain. Kondisi ini sering membuat mereka perlu bekerja lebih keras dalam membangun kecerdasan emosional dan kemampuan berkomunikasi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore