
Ilustrasi orang yang sedang selfie. (Freepik)
JawaPos.Com - Media sosial telah menjadi cermin besar di mana jutaan orang memantulkan versi diri mereka setiap hari.
Di balik unggahan selfie yang terlihat santai, senyum yang tertangkap kamera, hingga momen-momen yang dibagikan dalam bentuk story, tersimpan berbagai dimensi psikologis yang jauh lebih dalam dari sekadar keinginan untuk tampil.
Bagi sebagian orang, selfie adalah bentuk ekspresi diri, bagi sebagian lainnya ia adalah cara untuk merasa terkoneksi, atau bahkan untuk menyembuhkan luka emosional.
Psikologi modern mencoba menggali motif-motif ini lebih dalam, apa yang sebenarnya sedang dicari oleh seseorang yang sering menampilkan dirinya di layar ponsel orang lain?
Apakah ini bentuk cinta diri, atau justru kebutuhan akan penerimaan?
Dilansir dari Geediting, inilah tujuh hal menarik yang diungkap psikologi dari orang-orang yang gemar selfie dan aktif di media sosial.
1. Mereka Ingin Diakui dan Diperhatikan
Salah satu hal yang paling umum di balik kebiasaan selfie dan posting di media sosial adalah dorongan untuk mendapatkan perhatian dan validasi.
Setiap like, komentar, dan reaksi positif bisa menjadi semacam “hadiah” psikologis.
Ini bukan berarti mereka haus pengakuan secara negatif, tapi lebih karena manusia memang secara alami ingin merasa dilihat dan dihargai.
Dalam konteks sosial digital, selfie bisa menjadi cara seseorang merasa eksis dan terhubung, terutama jika dalam kehidupan nyata mereka merasa kurang diperhatikan.
2. Mereka Berusaha Mengatur Bagaimana Dunia Melihat Mereka
Selfie tidak hanya tentang wajah, tapi tentang narasi. Dari pose, filter, hingga caption, semua adalah bagian dari strategi seseorang untuk mengontrol citra yang ingin ditampilkan.
Psikologi menyebut ini sebagai impression management atau usaha seseorang untuk membentuk persepsi orang lain terhadap dirinya.
Bukan berarti mereka palsu, tapi mereka hanya ingin menunjukkan sisi terbaik atau versi yang mereka rasa pantas dibagikan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
