Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Juni 2025 | 18.46 WIB

Ciri-Ciri Depresi Yang Terungkap dari Layanan Curhat Gresik: Murung, Sedih, Lebih Banyak Diam

Petugas layanan call center Pemkab Gresik. (Humas Pemkab Gresik) - Image

Petugas layanan call center Pemkab Gresik. (Humas Pemkab Gresik)

JawaPos.com - Layanan curhat itu tidak hanya bagi perempuan dan anak. Dinas KBP3A juga pernah mendampingi seorang guru laki-laki. Dia bukan depresi, namun mengalami gangguan kecemasan. Sebab selama hidupnya, suara-suara hatinya tidak pernah didengar. Hanya disimpan dalam hati hingga akhirnya menumpuk.

Saat itu, laki-laki tersebut hanya bisa menyakiti dirinya sendiri. Dia tidak berani bercerita kepada keluarga atau teman. Sosok kakak laki-lakinya pun baru tahu saat sampai di ruang konseling Dinas KBP3A. “Jadi langsung gebrak-gebrak meja. Mungkin itu luapan selama ini agar plong,” ucap Ratna.

Setelah beberapa kali menjalani konseling, pengajar itu kini kembali normal. Aktivitasnya sebagai seorang guru kembali seperti guru lainnya. “Sekarang sudah lega setelah konseling di sini,” imbuhnya.

Psikolog UPTD PPA Gresik Chandrania Fastari menjelaskan, depresi kadang tidak terlihat. Namun, bisa dikenali dari perubahan kebiasaan. “Dan perlu diingat, mereka bisa takut atau malu untuk bercerita. Jadi perlu kepekaan dan kepedulian lingkungan secara konsisten,” ucapnya.

Ciri-ciri yang sering muncul dari depresi yakni murung, sedih, dan lebih banyak diam. Oleh karena itu, orang-orang terdekat perlu memupuk kepedulian. “Misalnya, jika ditanya tidak mau cerita, ketika kita melihat tanda-tandanya, inisiatif saja untuk menunjukkan kepedulian dan mengajak mencari hiburan,” imbuhnya.

Nia menyebut, orang yang mengalami depresi akan merasa sendiri dan tidak ada yang memperdulikan. Apalagi ditambah dengan masalah yang sedang menimpa. “Karena itu yang paling penting adalah menunjukkan bahwa dia tidak sendiri,” katanya.

Nia juga menyebut depresi bisa disebabkan oleh beragam faktor. Namun, di era sekarang, masalah seperti pinjaman online, media sosial, dan percintaan sering menjadi penyebab. “Medsos itu sudah jadi patokan hidup, sudah jadi napas bagi anak sekarang. Sebaiknya membatasi penggunaannya, karena itu akan semakin memperburuk suasana hati,” jelasnya.

Layanan konseling Dinas UPTD PPA Gresik pun gratis. Tidak hanya bagi perempuan dan anak, laki-laki juga bisa mendapatkan layanan ini. Selain untuk orang yang mengalami depresi, layanan ini juga mendampingi untuk mengurangi dampak buruk dari media sosial.

“Intinya saat menghadapi masalah seberat apa pun, sebaiknya segera mencari pertolongan. Jika tidak, risikonya akan fatal. Supaya diri ini merasa bahwa tidak sendiri, help is available,” pungkasnya. (son)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore