Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 April 2026 | 17.47 WIB

Sering Tak Disadari! 4 Tanda Depresi yang Tidak Terlihat, Namun Diam-Diam Menggerogoti Diri dan Membuat Seseorang Kehilangan Arah Hidup

Sering Tak Disadari: 4 Tanda Depresi yang Tidak Terlihat Seperti Depresi, Namun Diam-Diam Menggerogoti Diri dan Membuat Seseorang Kehilangan Arah Hidup Tanpa Mereka Sadari (canva) - Image

Sering Tak Disadari: 4 Tanda Depresi yang Tidak Terlihat Seperti Depresi, Namun Diam-Diam Menggerogoti Diri dan Membuat Seseorang Kehilangan Arah Hidup Tanpa Mereka Sadari (canva)

JawaPos.com -Depresi sering dibayangkan sebagai kondisi yang jelas terlihat—menangis, menarik diri, atau kehilangan energi.

Namun kenyataannya, tidak semua depresi muncul dalam bentuk yang mudah dikenali. Banyak orang justru mengalaminya secara diam-diam, tersembunyi di balik kebiasaan sehari-hari yang tampak “normal”.

Dalam tulisannya di YourTango, Ani Anderson membagikan pengalaman pribadi sekaligus refleksi mendalam tentang tanda-tanda depresi yang sering terlewatkan.

Ia menyadari bahwa sebelum mencapai titik terendah, ada sinyal-sinyal halus yang sebenarnya sudah muncul jauh lebih awal—namun sering diabaikan.

Berikut empat tanda depresi tak terduga yang sering tidak terasa seperti depresi:

1. Anda Mulai Kehilangan Pendapat dan Lebih Sering Diam
Sekilas, tidak memiliki pendapat mungkin terlihat sebagai sikap santai atau fleksibel. Namun jika hal ini terjadi terus-menerus, bisa jadi itu adalah bentuk penekanan diri.

Banyak orang memilih diam karena takut ditolak atau tidak disukai. Akibatnya, mereka mulai menyembunyikan pikiran dan perasaan mereka sendiri. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini membuat seseorang semakin jauh dari jati dirinya, bahkan kesulitan memahami apa yang sebenarnya ia rasakan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kebiasaan “membungkam diri” berkaitan erat dengan depresi, karena semakin seseorang menahan ekspresi dirinya, semakin besar konflik batin yang terbentuk.

2. Anda Berhenti Peduli pada Hal yang Dulu Penting
Kalimat seperti “terserah” atau “aku tidak peduli” mungkin terdengar biasa. Namun ketika itu menjadi kebiasaan, bisa jadi ada sesuatu yang lebih dalam sedang terjadi.

Sering kali, ini bukan berarti seseorang benar-benar tidak peduli, melainkan mereka sedang menekan apa yang sebenarnya mereka rasakan. Demi menghindari konflik atau penolakan, mereka memilih untuk tidak mengakui keinginan sendiri.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore