Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 18.43 WIB

Kenali 8 Karakteristik Individu Berwajah Manis di Depan Umum tapi Berbahaya di Balik Pintu

Ilustrasi orang yang pura-pura berwajah manis di depan umum. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang pura-pura berwajah manis di depan umum. (Freepik)

JawaPos.com - Mengenal seseorang yang tampak sempurna dan sangat menyenangkan di depan umum terkadang menjadi pengalaman yang membingungkan. Mereka sering kali terlihat ramah serta dicintai oleh banyak orang dalam lingkungan sosialnya. Namun, ada kalanya realita di balik pintu tertutup sangat jauh berbeda dari citra yang mereka tunjukkan kepada dunia luas.

Sayangnya, beberapa individu menampilkan perilaku yang sangat mengontrol dan menyakitkan saat berada dalam lingkungan pribadi, jauh dari sorotan publik. Perbedaan drastis ini sering kali luput dari perhatian banyak orang yang hanya melihat sisi luarnya. Melansir Geediting.com pada Kamis (22/05), psikologi mengidentifikasi delapan karakteristik utama yang biasanya ditunjukkan oleh mereka.

1. Pesona Palsu di Depan Umum

Mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk tampil sangat menarik serta menawan saat berada di tengah keramaian atau lingkungan sosial. Pesona yang dipancarkan sering kali begitu memukau sehingga membuat orang lain sulit percaya bahwa ada sisi gelap di balik penampilan sempurna mereka.

2. Kebutuhan Kontrol yang Berlebihan

Secara pribadi, individu ini sering kali menunjukkan keinginan kuat untuk mengendalikan setiap aspek kehidupan pasangannya atau orang terdekat mereka. Mereka mungkin berusaha membatasi keputusan, aktivitas, bahkan interaksi sosial demi memastikan semuanya berjalan sesuai keinginan mereka saja.

3. Mengisolasi Pasangan dari Lingkaran Sosial

Satu di antara taktik yang sering digunakan adalah memisahkan korban dari teman serta keluarga yang memberikan dukungan. Mereka bisa menciptakan argumen atau drama yang membuat orang lain merasa tidak nyaman sehingga menjauhkan korban dari lingkungan pendukungnya.

4. Teknik Gaslighting untuk Memanipulasi

Mereka piawai dalam membuat korban meragukan realitas, ingatan, bahkan kewarasan mereka sendiri melalui manipulasi verbal yang halus. Tujuan utamanya adalah melemahkan kepercayaan diri korban, membuat mereka sangat bergantung pada penilaian si pengontrol sepenuhnya.

5. Standar Ganda yang Jelas

Individu ini menerapkan aturan yang sangat berbeda untuk diri mereka sendiri dibandingkan dengan pasangannya atau orang lain di sekitarnya. Mereka mungkin menuntut kesetiaan atau perilaku tertentu, sementara diri mereka bebas melakukan hal yang sama tanpa konsekuensi sama sekali.

6. Tidak Ada Penyesalan atau Rasa Bersalah

Setelah melakukan tindakan yang menyakitkan, mereka jarang menunjukkan penyesalan tulus atau bertanggung jawab penuh atas perbuatannya. Mereka cenderung memutarbalikkan situasi atau menyalahkan korban atas respons emosional yang terjadi.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore