
Ilustrasi seseorang yang mencoba melewati barisan antrean panjang di sebuah restoran.(Freepik)
JawaPos.com - Menghadapi antrean panjang di restoran saat perut sudah keroncongan memang seringkali membutuhkan kesabaran ekstra bagi banyak orang. Umumnya kita akan ikut berbaris menunggu giliran dengan tertib seperti pelanggan lainnya yang datang lebih dulu demi mendapatkan tempat duduk.
Namun, ada tipe individu tertentu yang justru memilih untuk tidak mengikuti kebiasaan mengantre sama sekali saat berada di situasi ramai seperti itu. Mereka punya cara sendiri untuk melewati barisan penantian dan mendapatkan perhatian lebih cepat dari staf restoran. Melansir dari Geediting.com Kamis (08/05), ternyata ada beberapa ciri sifat khas yang melekat pada orang-orang yang menolak antre ini berdasarkan sudut pandang psikologi.
1. Sangat Menghargai Waktu dan Punya Rasa Urgensi Kuat
Orang seperti ini cenderung melihat waktu sebagai aset berharga yang tidak boleh terbuang sia-sia untuk hal seperti menunggu di antrean. Mereka punya dorongan kuat untuk bergerak cepat dan efisien dalam setiap situasi demi mencapai tujuan mereka secepat mungkin tanpa hambatan.
2. Bersikap Asertif dan Berani Memperjuangkan Kebutuhan
Mereka tidak ragu untuk berbicara langsung atau mengambil tindakan demi memenuhi apa yang mereka inginkan saat itu juga. Keberanian menyuarakan kebutuhan diri sendiri membuat mereka berani meminta perlakuan berbeda meskipun harus melanggar kebiasaan umum.
3. Memiliki Toleransi Tinggi Terhadap Risiko
Mengambil risiko ringan seperti potensi ditegur atau tatapan kurang suka dari orang lain di antrean bukanlah masalah besar bagi mereka. Mereka bersedia menanggung ketidaknyamanan sosial demi potensi keuntungan mendapatkan layanan lebih cepat daripada harus sabar menunggu giliran.
4. Bersifat Tegas dan Cepat dalam Mengambil Keputusan
Seseorang dengan sifat ini bisa membuat pilihan secara mantap dan cepat saat dihadapkan pada situasi yang membutuhkan tindakan segera. Mereka tidak akan berpikir terlalu lama untuk memutuskan cara terbaik mendapatkan tempat duduk tanpa harus menghabiskan waktu berlama-lama di antrean.
5. Nyaman Menghadapi Konfrontasi Langsung
Berhadapan dengan staf restoran atau bahkan pelanggan lain yang mungkin merasa terganggu oleh perilaku mereka bukanlah sesuatu yang dihindari. Mereka siap terlibat dalam percakapan atau mempertahankan argumen mereka jika ada pihak yang mempertanyakan mengapa mereka tidak ikut mengantre seperti yang lain.
6. Bisa Bersikap Empati dan Mampu Bernegosiasi
Satu di antara kemampuan mereka adalah membaca situasi dan orang lain dengan cukup baik saat berinteraksi di tempat umum. Mereka terkadang bisa bernegosiasi dengan cara yang mungkin terlihat menguntungkan semua pihak termasuk staf restoran demi mencapai tujuan mereka sendiri mendapatkan prioritas.
7. Penuh Keyakinan Diri dan Teguh Pendirian

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
