
Ilustrasi pria yang melakukan pekerjaan rumah tangga. (Freepik).
JawaPos.com - Di dalam rumah tangga, tentu normal apabila terjadi sebuah konflik. Baik itu konflik besar maupun kecil, perselisihan bisa saja terjadi akibat berbagai alasan.
Sebagai seorang suami istri kamu tentu tidak ingin konflik terjadi, sekecil apapun itu. Dalam kehidupan pernikahan, sudah seharusnya kedamaian menjadi prioritas utama.
Dengan kerjasama yang baik, berbagai tujuan rumah tangga tentu lebih mudah dan cepat tercapai. Bagaimana mengasuh anak, menentukan isi rumah, dan masih banyak lagi.
Konflik tentunya tidak bisa dihindari oleh suami istri seratus persen, namun tentu ada yang bisa kamu lakukan untuk menguranginya dengan perubahan sehari-hari.
Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk bisa mengurangi konflik rumah tangga. DIlansir dari Nelson Law Group dan Resolve Conflict, berikut ini merupakan 7 tips mengurangi konflik antara suami istri:
1. Ubah Cara Komunikasi
Tips pertama untuk mengurangi konflik rumah tangga adalah dengan mengubah cara komunikasi. Dalam keseharian, mungkin ada beberapa perkataan yang memicu konflik rumah tangga.
Kamu bisa mulai dengan mengubah pilihan kata jadi lebih baik, misalnya. Ubah permintaan menuntut dengan permintaan tolong dalam keseharian. Dengan komunikasi saling pengertian, konflik rumah tangga yang tidak perlu bisa dihindari.
2. Hindari Silent Treatment
Tips kedua dalam mengurangi konflik suami istri adalah hindari silent treatment. Ketika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginanmu, silent treatment sebagai hukuman tidak akan menyelesaikan masalah.
Hal ini tentu berbeda dari menghindar untuk menenangkan diri. Silent treatment biasanya dilakukan secara sengaja, namun pesan yang disampaikan tidak disadari oleh pasangan. Yang terbaik adalah membicarakan masalahnya berdua seperti orang dewasa pada umumnya.
3. Pahami Pemicu Konflik
Tips ketiga dalam mengurangi konflik rumah tangga adalah paham pemicu konflik satu sama lain. Ketika menjalin hubungan, yang harus kamu tahu tidak hanya hal yang membuatnya bahagia namun juga sebaliknya.
Mungkin ada beberapa topik sensitif yang perlu dibicarakan perlahan. Ada juga beberapa waktu atau tempat dimana seseorang merasa sensitif. Dengan mengetahui pemicu konflik, kamu bisa menghindari atau berhati-hati dalam membahas hal tersebut demi keberlangsungan rumah tangga harmonis.
4. Berikan Ruang Diskusi

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
