Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 April 2025 | 02.20 WIB

7 Tanda Jelas Seseorang Sedang Menertawakan Kita, Bukan Tertawa Bersama Kita, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang hanya menertawakan kita. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang hanya menertawakan kita. (Freepik)

JawaPos.com – Kita mungkin tidak sadar ketika menjadi bahan tertawaan orang lain, karena sangat sulit membedakan antara orang yang menertawakan kita dan tertawa bersama kita.

Dilansir dari Blog Herald, psikologi dapat memberikan beberapa wawasan untuk mengenali tanda ini, sehingga membantu kita untuk menyadari kapan kita menjadi bahan tertawaan, bukan tertawa dan bahagia bersama.

JawaPos.com merangkum tujuh tanda yang menunjukkan bahwa seseorang sebenarnya sedang menertawakan diri kita, bukan tertawa bersama kita.

1. Tertawanya seperti dipaksakan

Ketika seseorang menertawakan kita, bukan bersama kita, tawa itu seringkali terasa dipaksakan dan tidak wajar. Ini karena mereka tertawa lebih bertujuan untuk menyampaikan maksud atau merendahkan kita daripada ikut merasakan momen kegembiraan.

2. Tertawa sebelum kita menyelesaikan lelucon

Pernahkah Anda berada dalam situasi di mana Anda baru saja selesai menceritakan lelucon atau cerita lucu dan seseorang mulai tertawa terlalu cepat? Saya pernah mengalaminya.

Ketika orang mencoba menertawakan kita, mereka cenderung tertawa sebelum kita menyelesaikan lelucon. Perilaku ini dapat membuat kita merasa malu, karena mereka tidak tertawa bersama kita, tetapi mereka menertawakan kita.

3. Tertawa terus bahkan ketika momen itu telah berlalu

Jika seseorang terus tertawa atau mengungkit kejadian memalukan kita berulang kali, itu adalah tanda bahwa mereka hanya memikirkan rasa malu kita, bukan ingin bergembira dan tertawa bersama kita dalam situasi tersebut.

4. Bahasa tubuh yang tidak sesuai dengan tawanya

Bahasa tubuh dapat menunjukkan ketulusan seseorang. Jika bahasa tubuh seseorang terlihat tidak selaras dengan tawanya, itu dapat menjadi tanda bahwa mereka sedang menertawakan kita, bukan tertawa bersama kita.

5. Berbagi momen lucu kita dengan orang lain

Seseorang yang hanya ingin menertawakan kita cenderung terus-menerus mengungkit momen memalukan kita di depan orang lain. Meskipun awalnya lucu, tetapi ini menjadi jelas bahwa kejadian itu lebih bertujuan untuk menertawakan kita daripada berbagi kenangan lucu.

6. Hanya tertawa ketika kita ada didekatnya

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore