
Ilustrasi zodiak paling setia dan romantis. (Freepik)
JawaPos.com - Semakin dewasa, seharusnya kita paham bahwa hubungan itu tak selalu soal cinta dan romansa belaka. Mungkin itu hanya ada dalam drama atau cerita orang-orang di media sosial.
Banyak hal yang ternyata perlu diperjuangkan dalam sebuah hubungan, yakni dengan saling mengerti, menghargai, dan berusaha sekencang apapun badainya. Kita juga perlu menyadari untuk membangun hubungan yang kokoh, perlu saling menguatkan dalam keadaan apapun.
Dilansir dari laman Psychology Today pada Selasa (08/04) inilah 3 cara pasangan yang berjuang dengan benar dalam membina hubungannya :
1. Menggunakan cara memulai yang lembut
Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan pasangan ketika mendiskusikan masalah adalah datang dengan kepala panas dan menyalahkan. Meskipun dapat dimengerti untuk merasa emosional dalam konflik, dari cara kamu memulai percakapan sering kali menentukan bagaimana percakapan akan berakhir.
Masuk akal jika kamu memulai percakapan dengan permusuhan, pasanganmu kemungkinan akan menjadi defensif. Dari sana, apa yang bisa menjadi diskusi konstruktif berputar menjadi argumen yang tidak relevan.
Penelitian Gottman menekankan pentingnya apa yang dia sebut "start-up yang melunak" yaitu, mendekati konflik dengan tenang, kejelasan, dan perhatian. Alih-alih langsung masuk dengan tuduhan, tujuannya adalah untuk membingkai kekhawatiran dengan cara yang mendorong percakapan, bukan pertempuran.
Ingat, pasangan yang menangani konflik dengan baik tidak menghindari percakapan yang sulit. Tapi mereka bertanggung jawab atas caranya sendiri. Mulailah diskusi dengan lembut dan mengatur nada untuk dialog dua arah.
2. Terima bahwa beberapa masalah tidak dapat dipecahkan
Sangat mudah untuk berpikir bahwa hubungan yang baik berarti harus menyelesaikan setiap perselisihan. Tapi pada kenyataannya, sebagian besar konflik tidak memiliki solusi semudah pemotong kue.
Faktanya, penelitian Gottman menemukan bahwa 69 persen konflik hubungan bersifat abadi, artinya konflik tersebut berasal dari perbedaan mendasar dalam kepribadian, nilai, atau gaya hidup.
Dengan cara ini, pasangan yang paling bahagia bukanlah orang-orang yang "memperbaiki" setiap masalah. Mereka adalah orang-orang yang belajar mengelola perbedaan dengan cara yang berfokus pada apa yang dapat mereka ubah, bukan apa yang tidak dapat mereka ubah.
3. Selalu lakukan upaya perbaikan
Baca Juga: Ramalan Zodiak Taurus Rabu, 9 April 2025: Umum, Hubungan Cinta, Keuangan, Karier, dan Kesehatan
Setiap pasangan bertengkar, tetapi mereka yang tetap bersama adalah tahu bagaimana mengurangi ketegangan dan yang paling penting, bisa terhubung kembali.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
