Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 April 2025 | 02.25 WIB

Orang yang Menghindari Kontak Mata Selama Percakapan Sering Kali Memiliki 8 Kepribadian Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang menghindari kontak mata dalam percakapan. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang menghindari kontak mata dalam percakapan. (Freepik)

JawaPos.com – Kontak mata adalah salah satu elemen paling penting dalam komunikasi non-verbal antarmanusia.

Bagi sebagian besar orang, menatap mata lawan bicara dianggap sebagai tanda perhatian, kepercayaan diri, dan kejujuran. Namun, tidak semua orang merasa nyaman melakukannya.

Beberapa justru cenderung menghindari kontak mata selama percakapan—bukan karena mereka tidak peduli, melainkan karena ada sisi dari kepribadian dan pengalaman masa lalu yang memengaruhi perilaku tersebut.

Menurut psikologi, kebiasaan menghindari kontak mata bukan sekadar kebiasaan sosial, melainkan sering kali berkaitan erat dengan struktur kepribadian yang terbentuk sejak masa kanak-kanak hingga remaja. 

Dilansir dari Geediting pada Selasa (8/4), terdapat delapan kepribadian yang sering dimiliki oleh orang-orang yang menghindari kontak mata saat berbicara, menurut temuan psikologi:

1. Pemikir mendalam (deep thinker)

Orang yang sering menghindari kontak mata biasanya lebih fokus ke dalam pikirannya sendiri. Mereka adalah pemikir yang mendalam—menganalisis segala hal dari berbagai sudut pandang. 

Bagi mereka, interaksi sosial kadang bisa terasa terlalu cepat dan penuh tekanan. Menghindari kontak mata memungkinkan mereka untuk berkonsentrasi pada kata-kata yang akan mereka ucapkan, bukan pada ekspresi wajah orang lain.

Ciri khas:

Suka menyendiri untuk merenung.

Cenderung filosofis dan introspektif.

Tidak mudah terpengaruh oleh tekanan sosial.

2. Pemalu sejak kecil

Pemalu bukanlah sekadar sifat sementara. Banyak orang yang membawa rasa malu dan tidak percaya diri dari masa kecil mereka ke dalam kehidupan dewasa. 

Mereka yang pemalu sejak kecil sering merasa gugup dalam situasi sosial dan sulit menatap mata orang lain karena merasa “diperiksa” atau dihakimi.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore