Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 April 2025 | 05.47 WIB

5 Perilaku Orang yang Ingin Dipandang Kaya Namun sedang Menyembunyikan Telah Mengalami Kebangkrutan

Ilustrasi orang pura-pura kaya. (Freepik)

JawaPos.com – Beberapa orang berusaha keras agar terlihat sukses, bahkan ketika rekening bank mereka menunjukkan kisah yang sangat berbeda.

Hal ini tidak selalu mudah dikenali, tetapi jika Anda memerhatikan, ada perilaku tertentu yang dapat mengungkapnya.

Berpura-pura memiliki segalanya sering kali membutuhkan usaha lebih besar daripada benar-benar berusaha mencapai kesuksesan yang sesungguhnya

Berikut 5 perilaku seseorang yang menyembunyikan dirinya telah mengalami bangkrut dalam hidupnya, seperti dilansir dari laman Geediting.

  1. Memprioritaskan agar terlihat kaya

Salah satu tanda terbesar adalah ketika seseorang lebih fokus pada penampilan sukses daripada benar-benar membangun kekayaan. Mereka akan berfoya-foya dengan pakaian desainer, mobil mewah, atau gadget mahal bukan karena mereka mampu membelinya, tetapi karena mereka ingin orang lain berpikir bahwa mereka mampu.

Namun, yang tidak Anda lihat adalah utang kartu kredit yang menumpuk di balik layar atau gaya hidup pas-pasan yang membuat mereka terkungkung. Alih-alih berupaya mencapai stabilitas keuangan jangka panjang, mereka terjebak dalam siklus belanja hanya untuk membuat orang lain terkesan.

Kesuksesan sejati tidak harus mencolok. Namun bagi mereka yang berpura-pura, yang terpenting adalah menjaga penampilan bahkan jika itu menghabiskan biaya yang tidak dapat mereka tanggung.

  1. Menghindari pembicaraan perihal uang

Orang yang berpura-pura sering kali menghindar dari pembicaraan tentang uang karena berisiko mengungkap kebenaran. Membicarakan hal-hal spesifik seperti tujuan menabung atau berapa biaya sebenarnya sesuatul memerlukan transparansi, dan itu bukanlah sesuatu yang siap mereka bagikan.

  1. Selalu menjaga penampilan

Orang yang berpura-pura sukses sering kali merasa perlu untuk mengikuti setiap tren, apakah itu memiliki ponsel terbaru, mengenakan mode terkini, atau terlihat di tempat paling populer di kota.

Mereka menyamakan menjadi trendi dengan terlihat sukses, bahkan jika itu berarti harus menguras keuangan mereka hingga titik puncaknya.

Perilaku ini bukan hanya tentang preferensi pribadi ini berakar pada psikologi. Manusia terprogram untuk mencari penerimaan sosial, dan tren menciptakan rasa memiliki.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore