Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Maret 2025 | 23.38 WIB

Orang yang Berjuang Melawan Cinta Akibat Luka Masa Kecil Biasanya Menampilkan 8 Kebiasaan ini Tanpa Sadar

Ilustrasi delapan kebiasaan tak sadar yang sering kali ditunjukkan oleh orang-orang yang pernah terluka di masa lalu. (pexels/Alena Darmel) - Image

Ilustrasi delapan kebiasaan tak sadar yang sering kali ditunjukkan oleh orang-orang yang pernah terluka di masa lalu. (pexels/Alena Darmel)

JawaPos.com - Menjalani dunia cinta dan hubungan sudah terasa cukup sulit, ditambah lagi dengan beban tambahan dari luka masa lalu. Kita semua membawa beban dari masa kecil.

Namun, bagi sebagian orang, luka lama itu dapat memiliki dampak yang mendalam pada kemampuan mereka untuk membentuk dan mempertahankan hubungan romantis yang sehat. Anda telah menemukan cinta, untuk terhubung dengan orang lain, tetapi seperti mengaruhi pasir hisap.

Anda telah mengerahkan seluruh kemampuan, tetapi ada sesuatu yang tak terlihat tampaknya menahan Anda. Ini tidak selalu tentang tindakan besar atau perpisahan yang menyayat hati. Terkadang, kebiasaan bawah sadar yang haluslah yang mengungkapkan perjuangan ini.

Dilansir dari Geediting, terdapat delapan kebiasaan tak sadar yang sering kali ditunjukkan oleh orang-orang yang pernah terluka di masa lalu.

1. Terlalu kritis terhadap diri sendiri dan orang lain

Luka masa kecil sering kali disertai kritik batin yang keras dan tidak mudah hilang. Seperti suara yang terus-menerus mengganggu pikiran Anda, yang terus-menerus mengatakan bahwa Anda tidak cukup baik, tidak cukup berharga, dan tidak cukup dicintai.

Kritik diri ini cenderung meluas ke dalam hubungan Anda. Anda mungkin mendapati diri Anda terlalu kritis terhadap pasangan Anda, mencari-cari kesalahan dalam setiap tindakannya, dan menghakimi mereka dengan keras atas ketidaksempurnaannya.

Hal ini bukan karena Anda senang menunjukkan kelemahan mereka, tetapi kritikus dalam diri Anda telah memprogram Anda untuk melihat dunia melalui sudut pandang kritik. Pada saat yang sama, Anda mungkin juga terlalu kritis terhadap diri sendiri dalam hubungan tersebut.

Anda mungkin meneliti setiap tindakan Anda, menganalisis dan menganalisis secara berlebihan hingga Anda meyakinkan diri sendiri bahwa Anda bersalah atas segala hal yang salah.

Kritik diri dan kritik terhadap orang lain yang terus-menerus ini dapat melelahkan, membuat Anda merasa terkuras dan mempersulit cinta untuk tumbuh subur.

2. Sulit mempercayai orang lain

Kepercayaan adalah dasar dari hubungan apa pun, tetapi bagi kita yang masih menyimpan luka masa kecil, kepercayaan bisa jadi hal yang sulit diberikan. Bukannya kita tidak ingin percaya, hanya saja pengalaman masa lalu mengajarkan kita untuk lebih berhati-hati dan waspada.

Itu adalah kebiasaan bawah sadar yang mereka kembangkan selama bertahun-tahun sebagai perisai terhadap potensi bahaya. Namun kenyataannya, kebiasaan itu lebih banyak mendatangkan bahaya daripada manfaat.

Kebiasaan itu menjauhkan seseorang yang benar-benar peduli padanya dan mencegah mereka merasakan kasih sayang sepenuhnya.

3. Takut akan kerentanan

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore