Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Maret 2025 | 16.53 WIB

Seseorang yang Berasal dari Kelas Menengah ke Bawah Biasanya Memiliki 8 Kebiasaan Kecil Ini, Salah Satunya Ahli Berburu Diskon

Ilustrasi kebiasaan sepele yang bisa membuat orang terlihat seperti dari kelas menengah ke bawah. (Freepik) - Image

Ilustrasi kebiasaan sepele yang bisa membuat orang terlihat seperti dari kelas menengah ke bawah. (Freepik)

JawaPos.com – Dalam hal belanja, ada kebiasaan kecil yang sebenarnya menunjukkan status sosial seseorang. Apakah dia orang dengan status kelas menengah ke atas atau ke bawah. 

Ada hal-hal kecil dalam kebiasaan sehari-hari yang bisa memberikan gambaran lebih jelas tentang status ekonomi seseorang.

Menurut psikologi, beberapa orang punya kepekaan tinggi terhadap detail ini dan dapat mengenali pola tertentu yang sering ditemukan di kalangan kelas menengah ke bawah.

Ini bukan berarti mereka yang memiliki status menengah ke bahwa lebih buruk dari yang lainnya. Berikut delapan kebiasaan yang sering terlihat, dikutip dari Small Business Bonfire, Senin (17/3).

  1. Memilih harga terbaik, bukan merek

Saat berbelanja, orang dari kelas menengah ke bawah lebih cenderung fokus pada harga terbaik dibandingkan merek terkenal. Mereka sering membeli produk private label atau merek toko karena lebih ekonomis.

Ini bukan sekadar soal berhemat, tapi tentang mengelola keuangan dengan bijak. Mereka tahu kapan harus menghemat dan kapan bisa sedikit berfoya-foya, sehingga tetap bisa memenuhi kebutuhan tanpa merasa kekurangan.

  1. Memaksimalkan barang lama

Alih-alih langsung mengganti barang yang mulai usang, mereka lebih memilih untuk merawat atau memperbaikinya agar tetap bisa digunakan.

Misalnya, lebih memilih memperbaiki mobil lama daripada membeli yang baru, atau menjahit pakaian yang sobek daripada langsung membuangnya.

Kebiasaan ini mencerminkan pola pikir yang menghargai barang dan memanfaatkan apa yang sudah dimiliki sebaik mungkin.

  1. Ahli berburu diskon

Mereka sangat lihai mencari promo, diskon, atau kupon belanja. Entah itu untuk kebutuhan sehari-hari, elektronik, atau pakaian, mereka tahu kapan dan di mana bisa mendapatkan harga terbaik. Bukan berarti mereka pelit, melainkan cerdas dalam mengatur keuangan.

  1. Mengutamakan kebutuhan dibanding keinginan

Orang dari kelas menengah ke bawah sangat memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Mereka tidak mudah tergoda membeli barang hanya karena tren.

Mereka lebih memilih membayar tagihan, menabung, atau membeli kebutuhan pokok daripada menghamburkan uang untuk barang mewah yang tidak benar-benar diperlukan.

  1. Lebih suka DIY daripada bayar jasa

Dari memperbaiki kebocoran pipa hingga mengecat rumah, mereka lebih suka melakukan sendiri daripada menyewa jasa profesional. Selain menghemat biaya, ada kepuasan tersendiri dalam menyelesaikan sesuatu dengan tangan sendiri.

Bagi mereka, belajar keterampilan baru lebih berharga daripada sekadar mengeluarkan uang untuk menyelesaikan masalah.

  1. Lebih memilih pengalaman daripada barang mewah

Meski memiliki anggaran terbatas, mereka sering kali lebih memilih mengalokasikan uang untuk pengalaman berharga.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore