Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Maret 2025 | 19.21 WIB

Pantas Anak Muda Tutup Kuping, 7 Frasa dari Generasi Baby Boomer yang Terdengar Ketinggalan Zaman dan Tidak Relevan

Pantas Anak Muda Tutup Kuping, 7 Frasa dari Generasi Baby Boomer yang Terdengar Ketinggalan Zaman dan Tidak Relevan./Freepik.

JawaPos.com - Ada kesenjangan besar antara menjadi 'keren' dan terjebak dalam mesin waktu. Perbedaan ini bermuara pada bahasa. Frasa dari generasi baby boomer terkadang terdengar seperti peninggalan sejarah yang tidak lagi sesuai dengan kehidupan saat ini. 

Mungkin niat mereka baik, tapi sayangnya, banyak dari ungkapan mereka justru dibenci generasi muda karena terasa menggurui atau tidak memahami realitas yang dihadapi sekarang.

Dilansir dari Geediting pada Minggu (16/3) berikut adalah beberapa frasa dari generasi baby boomer yang sering membuat anak muda hanya bisa menahan napas atau sekadar tersenyum kecut.

1. "Dulu di zaman saya..."

Tidak ada yang lebih bikin mata berputar selain kalimat yang diawali dengan "Dulu di zaman saya...". Biasanya, frasa ini muncul saat generasi yang lebih tua ingin membandingkan dunia saat ini dengan masa lalu.

Tapi kenyataannya, dunia sudah berubah drastis. Teknologi, ekonomi, dan budaya sosial berkembang pesat, sehingga standar hidup, cara kerja, dan pola pikir juga ikut bergeser. Apa yang dianggap "normal" di masa lalu mungkin sama sekali tidak masuk akal bagi generasi saat ini.

Bercerita tentang masa lalu itu menarik, tetapi kalau terlalu sering digunakan untuk meremehkan cara hidup generasi muda, ya wajar kalau akhirnya dibenci generasi muda.

2. "Anak-anak sekarang sibuk dengan ponsel"

Sering dengar orang tua mengeluh tentang anak muda yang selalu menunduk melihat layar ponsel? Seolah-olah kehidupan digital hanya berisi hal negatif.

Padahal, ponsel bukan sekadar alat hiburan. Ini adalah sarana kerja, belajar, dan komunikasi. Teknologi telah mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia, dan itu tidak bisa dihindari. Mengkritik generasi muda karena sering menggunakan ponsel sama saja dengan meremehkan kemajuan zaman.

Frasa ini juga terdengar ketinggalan zaman, mengingat hampir semua orang, termasuk generasi baby boomer sendiri, kini juga bergantung pada teknologi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore