
Dampak Pujian Berlebihan (Pexels)
JawaPos.com – Pujian ada kalanya mampu memberikan motivasi positif kepada seseorang. Tapi jika dilakukan secara berlebihan, pujian justru bisa membawa dampak buruk.
Hal ini lah yang diungkapkan oleh Mark Tyrrell, seorang hipnoterapis dan pelatih psikologi melalui kanal YouTube-nya.
Menurutnya, penelitian pun menunjukan bahwa pujian berlebihan secara terus menerus, dapat memicu pengaruh negatif terhadap harga diri dan efektivitas pribadi seseorang.
Kecanduan Pujian
Pada era tahun 1980-an dan 1990-an, muncul gerakan ‘self esteem’, dimana ada teori yang mempercayai semakin banyak pujian yang diberikan, maka semakin baik. Artinya, seseorang yang kerap dipuji bisa semakin cerdas atau sukses.
Mark Tyrrell tak satu pendapat mengenai hal ini. Dia lantas mengibaratkan makanan bernutrisi dan obat yang memiliki manfaat apabila dikonsumsi dalam dosis tepat.
Ketika terlalu banyak, bukannya sehat justru akan menimbulkan penyakit. Begitu juga pujian yang sebaiknya dilontarkan secukupnya.
Pasalnya, terus menerus memuji seseorang dikatakan Mark bakal membuatnya menjadi kecanduan. Alhasil, seseorang merasa tidak bisa melakukan apapun tanpa pengakuan.
Tanpa Pujian Akan Kehilangan Motivasi
Journal of Personality and Social Psychology pada tahun 1998 silam tercantum mengenai dampak anak-anak yang melakukan aktivitas dengan imbalan hadiah. Studi tersebut menjelaskan, anak-anak mulai kehilangan minat pada aktivitas tertentu apabila hadih tidak lagi diberikan.
Hal ini dianggap berlaku pada pemberian pujian. Jika seseorang bisa menerima sanjungan secara berlebihan, bukan tidak mungkin saat tidak lagi diberikan dia bakal kehilangan motivasi dalam melakukan sesuatu.
Menurunkan Standar
Education Maintenance Allowance (EMA) pernah memberikan tunjangan sebesar 30 pound setiap minggunya kepada siswa yang hadir dalam kelas, bukan fokus pada prestasi. Tujuannya, diharapkan lebih banyak siswa yang semangat untuk sekolah.
Memang benar anak yang rajin datang ke sekolah, namun mereka merasa tidak perlu berusaha lebih keras agar berprestasi. Pada Intinya, memberikan imbalas berupa hadiah atau pujian untuk sesuatu yang memang seharusnya normal dilakukan (seperti hadir ke sekolah) akan mengurangi motivasi seseorang untuk berusaha lebih baik.
Pujian memang bisa menjadi penyemangat, tetapi jika berlebihan, justru bisa membawa dampak psikologis yang kurang baik. Alih-alih membuat seseorang lebih percaya diri, pujian berlebihan bisa menurunkan motivasi dan ketergantungan pada validasi eksternal. Jadi, bijaklah dalam memberikan apresiasi agar tetap bermakna dan membangun.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
