
Ilustrasi tanda hubungan yang tidak akan bertahan lama. (Freepik)
JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, ada perbedaan tipis antara tantangan yang bisa diatasi dan tanda bahaya yang menunjukkan hubungan tidak akan bertahan lama. Sering kali, tanda-tanda ini terlihat jelas. Namun, banyak orang memilih mengabaikannya hingga akhirnya mengalami patah hati.
Sayangnya, mengenali red flags dalam hubungan tidak selalu mudah. Terkadang, perasaan yang terlalu dalam membuat kita sulit melihat kenyataan.
Tina Fey, seorang pakar hubungan bersertifikasi, dilansir dari Blog Herald pada Sabtu (8/3), membagikan delapan tanda bahaya yang bisa menjadi petunjuk bahwa hubunganmu mungkin tidak akan bertahan lama.
1. Kritik Berlebihan
Kritik adalah hal yang wajar dalam hubungan. Namun, jika kritik terus-menerus dan bersifat merendahkan, ini bisa menjadi masalah besar. Pasangan yang sering mengkritik keputusan atau tindakanmu dapat merusak rasa percaya diri dan membuatmu mulai meragukan dirimu sendiri.
Menurut Tina, banyak kliennya merasa terkuras secara emosional karena kritik tanpa henti dari pasangan mereka. Komunikasi yang sehat adalah tentang memberi masukan yang membangun, bukan kritik yang menjatuhkan. Jika kritik terasa menyakitkan dan tidak produktif, saatnya mempertanyakan kelanjutan hubunganmu.
2. Kurangnya Komunikasi
George Bernard Shaw pernah berkata, "Masalah terbesar dalam komunikasi adalah ilusi bahwa komunikasi telah terjadi." Komunikasi adalah fondasi utama dalam hubungan yang sehat. Ini membantu pasangan memahami satu sama lain, menyelesaikan konflik, dan mempererat ikatan emosional.
Jika pasanganmu sering menghindari pembicaraan serius, mengabaikan perasaanmu, atau tidak mendengarkan saat kamu berbicara, ini adalah tanda bahaya yang serius.
Tina menekankan pentingnya komunikasi terbuka dalam setiap hubungan. Tanpa komunikasi yang efektif, hubungan akan sulit berkembang.
3. Ketergantungan Emosional (Codependency)
Ketergantungan emosional sering kali disalahartikan sebagai bentuk cinta atau perhatian yang mendalam. Namun, cinta sejati seharusnya memungkinkanmu berkembang sebagai individu, bukan kehilangan jati diri.
Jika kebahagiaanmu sepenuhnya bergantung pada pasangan atau kamu terus-menerus mengorbankan kebutuhanmu demi mereka, kamu mungkin berada dalam hubungan yang tidak sehat.
Dalam bukunya Breaking The Attachment: How To Overcome Codependency in Your Relationship, Tina membahas secara mendalam cara mengatasi ketergantungan emosional dan membangun pola hubungan yang lebih sehat.
4. Terlalu Harmonis

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
