
Ilustrasi perempuan sedang terjebak dalam playing victim. (Freepik)
JawaPos.com - Playing victim merupakan seseorang yang sering merasakan sebagai korban, dimana orang seperti ini selalu mengklaim bahwa hal-hal yang terjadi pada mereka adalah kesalahan dari orang lain.
Orang yang merasa selalu menjadi playing victim sering mengeluh tentang hal-hal buruk yang terjadi dalam hidup mereka. Mereka enggan untuk mengambil tanggung jawab pribadi, menegaskan bahwa keadaan berada di luar kendali mereka.
Menderita playing victim dapat menjadi bagian dari identitas seseorang, tetapi itu adalah perilaku yang dipelajari dan dapat diubah. Perilaku ini sering kali berkembang sebagai mekanisme pertahanan diri untuk mengatasi peristiwa buruk dalam hidup.
Seperti dilansir dari laman Webmd berikut tanda-tanda serta cara mengatasi orang yang selalu merasa terjebak dalam playing victim.
Berikut beberapa ciri-ciri orang yang selalu merasa terjebak dalam playing victim, diantaranya.
1. Selalu menyalahkan orang lain atas cara hidup Anda.
2. Selalu benar-benar berpikir hidup melawan Anda.
3. Selalu merasa kesulitan mengatasi masalah dalam hidup dan merasa tidak berdaya melawannya.
4. Merasa terjebak dalam hidup dan mendekati segala sesuatunya dengan sikap negatif.
5. Merasa diserang ketika seseorang mencoba memberikan masukan yang bermanfaat.
6. Merasa buruk terhadap diri sendiri memberimu kelegaan atau kesenangan.
7. Selalu menarik orang-orang yang menyalahkan orang lain dan mengeluh tentang kehidupan mereka.
8. Mengganggap sulit untuk memeriksa diri sendiri dan membuat perubahan.
Playing victim merupakan perilaku yang dipelajari. Dengan kata lain, itu bukan sesuatu yang Anda miliki sejak lahir. Itu adalah sesuatu yang Anda pelajari di lingkungan sosial. Itu bisa dipelajari dari anggota keluarga atau akibat trauma. Namun, Anda memiliki kekuatan untuk mengatasinya. Ambil langkah pertama dengan cara berikut.
1. Mengambil tanggung jawab

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
