
Ilustrasi KPK. Antara
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penyimpangan dalam pengurusan cukai rokok PT Djarum, terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Termasuk di dalamnya dugaan aliran dana dari PT Djarum untuk sejumlah pihak di internal Bea Cukai
Dalam pengembangan perkara tersebut, KPK telah menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru pada Oktober 2026.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidikan terbaru itu berfokus pada dugaan penyimpangan yang berkaitan dengan penerimaan negara dari sektor cukai rokok PT Djarum.
Baca Juga:KPK Sita Dokumen hingga Barbuk Elekronik dari Penggeledahan di Bea Cukai Kudus dan PT Djarum
"Dugaan awal dari penyidikan perkara ini terkait dengan penerimaan negara yang berkaitan dengan cukai di PT Djarum," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (28/10).
Budi menjelaskan, penyidik kini menelusuri kemungkinan adanya pemberian uang dari pihak PT Djarum kepada oknum di lingkungan Bea Cukai.
Dugaan tersebut didalami untuk mengungkap kemungkinan penyimpangan dalam proses pengurusan cukai rokok.
Menurut dia, pendalaman tersebut diperlukan untuk membangun konstruksi perkara sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang berpotensi dimintai pertanggungjawaban pidana.
"Semuanya masih didalami dalam penyidikan perkara ini, apakah ada temuan soal dugaan pemberian yang dilakukan oleh PT Djarum kepada oknum-oknum di Bea dan Cukai atau seperti apa yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam cukai rokok tersebut. Nanti kami akan update terus perkembangannya," ucap Budi.
Sebagai bagian dari pengembangan penyidikan, KPK juga telah menggeledah kantor Bea Cukai Kudus dan kantor pusat PT Djarum, pada Rabu (28/10).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022