
Sidang dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (15/9) menghadirkan sejumlah saksi, salah satunya Mantan Direktur Bina Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) Nur Arifin. (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Direktur Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) Nur Arifin membantah bahwa ia dimutasi karena menolak skema pembagian kuota haji tambahan 50:50.
Keterangan itu disampaikan Arifin saat menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji 2024, yang menjerat mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sebagai terdakwa.
Dalam BAP tersebut tercantum keterangan bahwa Arifin dimutasi pada 28 Desember 2023 ke UIN Sunan Gunung Djati, karena menolak wacana pembagian kuota haji tambahan dengan skema 50:50.
Wacana itu disebut disampaikan dalam sebuah rapat di ruangan Menteri Agama kala itu.
Namun, Arifin menegaskan bahwa keterangannya saat pemeriksaan tidak dimaksudkan untuk menyatakan adanya hubungan sebab-akibat antara sikap penolakannya dengan keputusan mutasi.
“Yang saya katakan waktu di BAP fakta. Jadi tidak menjadi sebab-akibat, fakta,” kata Arifin dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (15/9).
Menurut Arifin, fakta yang dia sampaikan kepada penyidik adalah dirinya memang dimutasi pada 28 Desember 2023.
Ketika penyidik menanyakan peristiwa yang terjadi setelah tanggal tersebut, dia mengaku hanya menjawab berdasarkan apa yang diketahuinya.
“Saya tidak bicara gara-gara itu, tapi saya mengatakan bahwa saya dimutasi tanggal 28 Desember. Nah, maka di BAP itu ketika ada pertanyaan setelah itu, ya saya tidak tahu,” ujarnya.
Ketua majelis hakim Ni Kadek Susantiani kemudian meminta Arifin memastikan kembali apakah keterangan mengenai mutasi tersebut memang pernah dia sampaikan saat pemeriksaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022