
Massa masih berkerumun di sejumlah titik sekitar Slipi dan Petamburan, Jakarta, hingga Jumat dini hari setelah aksi di sekitar Gedung DPR/MPR RI. (antara)
JawaPos.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberi atensi terhadap peristiwa kerusuhan 27 Agustus lalu. Khususnya pada rangkaian kejadian yang menyebabkan tewasnya seorang warga Pejompongan bernama Bambang Setiawan.
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P. Siagian menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya menyampaikan duka cita atas meninggalnya Bambang. Dia memastikan, bakal bertindak lebih jauh atas peristiwa di balik kematian tersebut.
”Komnas HAM menyampaikan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan dan akan melakukan pendalaman untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan meninggalnya saudara Bambang Setiawan,” kata dia kepada awak media pada Jumat (4/9).
Saurlin menyebut, saat ini Komnas HAM sudah menerima pengaduan dari masyarakat terkait rangkaian peristiwa tersebut. Selanjutnya, pengaduan itu akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan Komnas HAM. Dia menyebut, sejumlah langkah telah disiapkan dan bakal dijalankan.
”Komnas HAM telah menyusun sejumlah langkah tindak lanjut dan akan terus melakukan pendalaman dengan menghimpun informasi dari berbagai pihak dan sumber yang relevan,” ujarnya.
Bagi Komnas HAM, kerusuhan yang terjadi pasca aksi demo di DPR itu merupakan peristiwa yang harus diberi perhatian serius. Saurlin menyebut, penting untuk memastikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM dalam pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum.
”Termasuk dalam penanganan situasi yang berkembang setelah pelaksanaan aksi,” imbuhnya.
Karena itu, pihaknya sudah melakukan beberapa hal sesuai dengan aturan Pasal 89 Ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM. Diantaranya melakukan monitoring media dan menghimpun informasi dari berbagai sumber sejak sebelum pelaksanaan unjuk rasa sampai saat ini.
”Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi yang utuh mengenai perkembangan dan rangkaian peristiwa yang terjadi,” kata dia.
Kemudian, Komnas HAM melakukan pemantauan lapangan pada saat pelaksanaan unjuk rasa di sejumlah titik. Yakni di Kompleks DPR/MPR dan Stasiun Palmerah. Tujuannya untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai situasi dan peristiwa yang terjadi di lapangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
